Siapa Holly Valance? Pemandu Sorak Donald Trump yang Cantik dan Mampu Menggaet Donatur Asing

Kamis, 13 Juni 2024 - 13:13 WIB
loading...
Siapa Holly Valance?...
Holly Valance menjadi pemandu sorak bagi Donald Trump. Foto/inews.co.uk
A A A
LONDON - Dia berperan sebagai anak sekolah yang rapi di sinetron Australia, kemudian mengubah dirinya menjadi bintang pop dengan lagu-lagu hits yang menduduki puncak tangga lagu.

Kini, dua dekade kemudian, Holly Valance menjadi gadis poster dalam upaya mantan Presiden AS Donald Trump untuk merebut kembali Gedung Putih.

Beberapa waktu lalu, dia menjadi tuan rumah penggalangan dana eksklusif di London, di mana harga tiket mulai dari USD10.000 dan makan malam berharga USD50.000.

“Ini pesta Holly,” kata Nigel Farage, sesama pendukung Trump dan teman Valance, kepada London Times sebelum acara penggalangan dana di dekat Chelsea Embankment. "Anda bisa menjamin ini akan sangat menyenangkan."

Ini merupakan transformasi publik bagi Valance, yang kemunculannya kembali sebagai pengganti politik mungkin mengejutkan orang-orang di Inggris dan Australia yang mengingatnya sebagai Felicity "Flick" Scully di Neighbours, atau untuk hitnya tahun 2002 Kiss Kiss.

Terlahir sebagai Holly Rachel Vukadinovic dari orang tua keturunan Serbia-Inggris di Melbourne, Australia, pada tahun 1983, Valance bersekolah di sekolah Katolik yang ketat di mana, katanya, mengenakan keliman yang terlalu tinggi dapat mengakibatkan penahanan.

Dia mulai menjadi model untuk katalog supermarket dan kampanye iklan pada usia 14 tahun.

Memulai Karier di Dunia Televisi

Ketenaran televisi muncul segera setelah itu, sebelum ia memulai karir yang cemerlang - meskipun singkat - sebagai bintang pop dengan satu album yang mencetak tiga hit 10 besar, sebelum ia kembali ke dunia akting, berperan sebagai Nina Volek dalam drama hit AS Prison Break.

Politiknya, katanya, berubah seiring bertambahnya usia.

Bangga dengan Tangan Kidal

Valance, 41, yang sekarang tinggal di Inggris bersama miliardernya, pengembang properti dan suami donor Partai Tory, Nick Candy, mengatakan kepada GB News awal tahun ini bahwa "semua orang pada awalnya adalah orang kidal", tetapi "bangun... lalu sadari ide-ide yang tidak masuk akal" mereka semua adalah”. “Lalu kamu ke kanan.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Trump Akan Serahkan...
Trump Akan Serahkan Trofi Pemenang Piala Dunia 2026
Konflik AS-Iran Meluas,...
Konflik AS-Iran Meluas, Kuwait Jadi Sasaran Serangan Rudal dan Drone
Trump Tuduh China Intervensi...
Trump Tuduh China Intervensi Pilpres AS 2020 sehingga Kalah dari Joe Biden
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Dicecar...
Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan, Hotman: Sebatas Kasus PT Asabri
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved