Yaman Bongkar Jaringan Mata-mata Terkait AS dan Israel

Rabu, 12 Juni 2024 - 10:53 WIB
loading...
A A A
Menyusul pengumuman Yaman tentang operasi untuk mendukung rakyat Palestina dan tindakan terhadap target Israel di Laut Merah dan Laut Arab di tengah agresi AS-Inggris, peningkatan upaya intelijen oleh musuh-musuh Yaman terdeteksi.

Yaman berhasil melaksanakan pengepungan maritim terhadap Israel, meskipun ada beberapa upaya oleh AS, Inggris, dan operasi angkatan laut gabungan untuk mengakhirinya.

Yaman memperluas operasinya untuk menargetkan pelabuhan Israel, kapal-kapal Israel, dan kapal-kapal AS dan Inggris yang bertujuan menghalangi operasi Yaman.

Operasi intelijen yang diarahkan terhadap Yaman melalui Force 400 diintensifkan setelah intelijen AS dan Inggris gagal menemukan lokasi peluncuran Yaman yang digunakan untuk menargetkan Umm al-Rashrash (Eilat) serta kapal perang AS dan Inggris.

Koresponden Al Mayadeen di Sanaa melaporkan rincian kegiatan jaringan intelijen akan terungkap secara bertahap karena berbagai berkas yang ditanganinya.

Jaringan intelijen yang dibongkar tersebut dilaporkan terkait langsung dengan Mossad dan dinas intelijen Amerika dan bekerja pada isu-isu strategis jangka panjang.

Baca juga: Respons Usulan Biden, Hamas Tuntut Israel Setop Semua Agresi di Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved