Setelah Rafah, Nuseirat Adalah Pusat Pembantaian Warga Gaza oleh Tentara Israel

Minggu, 09 Juni 2024 - 18:35 WIB
loading...
Setelah Rafah, Nuseirat...
Nuseirat menjadi pusat pembantaian warga Gaza oleh tentara Israel. Foto/AP
A A A
GAZA - Dunia kini memperhatikan Nuseirat di Gaza tengah, setelah Rafah menjadi viral di media sosial. Itu sebabkan operasi pembebasan sandera Israel yang justru menewaskan lebih dari 200 warga Palestina.

Dalam sebuah postingan di X, Martin Griffiths mengatakan bahwa “gambar kematian dan kehancuran setelah operasi militer Israel” di Nuseirat menunjukkan perang di Gaza “semakin mengerikan”.

“Melihat pasien berlumuran darah dirawat di lantai rumah sakit, kami diingatkan bahwa layanan kesehatan di Gaza berada di ujung tanduk,” tambah Griffiths, dilansir Al Jazeera.

Griffiths mengakui empat tawanan Israel telah “disatukan kembali dengan keluarga mereka” namun mengatakan bahwa “banyak” orang yang masih ditawan “harus dibebaskan”.

Baca Juga: Akibat Salah Taktik Militer Israel, Beberapa Sandera Justru Tewas di Al Nuseirat

Bahkan, seorang paramedis yang menyaksikan serangan Israel di kamp pengungsi Nuseirat mengatakan itu “seperti film horor, tapi ini benar-benar pembantaian”.

Ziad, seorang paramedis berusia 45 tahun dari Nuseirat yang hanya memberikan nama depannya, mengatakan kepada Reuters bahwa serangan itu terjadi di dekat pasar dan Masjid al-Awda.

“Pesawat tak berawak dan pesawat tempur Israel menembaki sepanjang malam secara acak ke rumah-rumah penduduk dan orang-orang yang mencoba melarikan diri dari daerah tersebut,” kata Ziad.

“Untuk membebaskan empat orang, Israel membunuh ratusan warga sipil tak berdosa,” katanya.

Banyak jenazah masih tergeletak di jalanan, termasuk di sekitar kawasan pasar, setelah serangan itu, kata Ziad dan warga lainnya kepada Reuters.

Kemudian, ada kepanikan ketika Israel melakukan serangan besar-besaran di kamp pengungsi Nuseirat di Gaza pada hari Sabtu.

Mayat-mayat berserakan di setiap sudut kamp pengungsi setelah serangan yang menewaskan 210 orang itu.

“Kami melihat rudal terbang di atas kepala kami. Tidak ada yang melindungi kami,” kata seorang wanita Palestina di kamp tersebut kepada Al Jazeera.

“Kami tidak tahu di mana anak-anak itu berada. Kami kehilangan mereka, dan sekarang kami terpaksa mengungsi untuk ketiga kalinya tanpa tahu ke mana harus pergi.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Ukraina Minta ke Rusia...
Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?
Rekomendasi
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Norwegia Lolos ke 16...
Norwegia Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Pantai Gading 2-1
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Berita Terkini
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved