Pamer Rudal Hipersonik Baru, Houthi Janji Terus Serang Armada Kapal Induk AS

Sabtu, 08 Juni 2024 - 10:59 WIB
loading...
A A A
Jangkauan dan karakteristik kecepatan rudal Houthi masih belum diketahui, tetapi jarak antara wilayah Yaman yang dikuasai Houthi dan Eilat mendekati 1.700 km.

Pejabat Iran telah berulang kali menolak klaim AS dan sekutunya bahwa mereka telah menyediakan senjata untuk Houthi.

Namun, media Iran baru-baru ini mengonfirmasi negara itu memang memberikan "pengetahuan teknis" kepada sekutu Poros Perlawanan yang anti-AS dan anti-Israel yang memungkinkan produksi rudal canggih dalam negeri.

Masih belum jelas apakah ini berlaku untuk rudal Palestine yang baru atau tidak. Houthi telah menggoda kemampuan hipersonik mereka yang masih baru sejak musim semi, dengan sumber yang mengetahui mengatakan kepada Sputnik pada Maret bahwa rudal Houthi yang baru dapat berakselerasi hingga kecepatan Mach 8 (hampir 10.000 km per jam) dan memiliki mesin bahan bakar padat, yang berarti mengurangi waktu persiapan peluncuran dan meningkatkan kemudahan transportasi dalam kondisi Yaman yang sulit.

“Yaman bermaksud mulai memproduksinya untuk digunakan selama serangan di Laut Merah dan Laut Arab serta Teluk Aden, serta terhadap target di Israel,” papar sumber tersebut, yang tidak bebas berbicara di depan umum.

Abdul-Malik Al-Houthi memperingatkan pada Maret bahwa, “Musuh, teman, dan warga Yaman, pejuang akan segera melihat tingkat pencapaian kepentingan strategis yang akan menempatkan negara kita dan kemampuannya di jajaran beberapa negara di dunia ini.”

Dia menjanjikan Ansar Allah memiliki “kejutan” yang tersimpan untuk AS dan Israel yang belum terungkap.

Pengamat militer Rusia Alexei Leonkov mengatakan kepada Sputnik pada Maret bahwa, “Jika pejuang Yaman benar-benar berhasil mempercepat rudal hingga Mach 8 atau lebih, itu berarti sistem pertahanan udara berbasis kapal dari kelompok angkatan laut Amerika tidak akan berdaya.”

“Pertahanan udara dari kelompok penyerang kapal induk yang saat ini diparkir di lepas pantai Semenanjung Arab dan secara sporadis menembaki Houthi tidak akan dapat mencegat rudal-rudal ini jika mereka mendekat dengan kecepatan Mach 8. Dan jika Houthi berhasil membuat mereka sedikit saja dapat bermanuver, itu saja, mereka tidak akan mungkin untuk dicegat. Jika Houthi belajar untuk secara akurat menyerang kapal perang dengan rudal-rudal ini, kita akan melihat kekalahan Amerika,” tegas Leonkov.

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin menandatangani perintah pekan lalu untuk memperpanjang penempatan armada kapal induk Eisenhower di Timur Tengah untuk kedua kalinya, menunda rotasi kapal induk super dan tiga kapal perusak rudal dan kapal penjelajah pengawalnya keluar dari wilayah tersebut. Mereka telah ditempatkan di sana sejak Oktober lalu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved