Tambah Lagi, 4 Sandera Israel Tewas dan Jasadnya Masih Ditawan Hamas

Selasa, 04 Juni 2024 - 09:01 WIB
loading...
Tambah Lagi, 4 Sandera...
Empat sandera lainnya asal Israel dinyatakan tewas di Gaza dan jasad mereka masih ditawan Hamas. Foto/Jerusalem Post
A A A
GAZA - Militer Zionis mengatakan empat sandera lainnya asal Israel yang diculik Hamas pada 7 Oktober 2023 telah tewas di Gaza. Jasad mereka masih ditahan oleh kelompok perlawanan Palestina tersebut.

Keempat sandera pria tersebut diidentifikasi sebagai Chaim Peri (80), Yoram Metzger (80), Amiram Cooper (84), dan Nadav Popplewell (51). Kematian mereka menambah daftar sandera Israel yang tewas di Gaza.

Keempat sandera itu sebelumnya difilmkan masih hidup dalam video yang dirilis Hamas.

Hamas mengatakan bahwa Popplewell meninggal karena luka yang dideritanya akibat serangan udara Israel ketika memposting videonya bulan lalu.

Baca Juga: Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khamenei: Israel Menuju Kehancuran

Juru bicara militer Zionis Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan bahwa intelijen baru menghasilkan konfirmasi atas kematian mereka.

Menurut Hagari, militer Israel yakin keempat sandera itu dibunuh bersama-sama di kota Khan Younis di Gaza selatan beberapa bulan yang lalu ketika pasukan Israel beroperasi di kota tersebut.

“Kami memeriksa secara menyeluruh penyebab kematian mereka dan memeriksa semua kemungkinan. Temuannya akan segera kami sampaikan, pertama ke keluarga, baru ke publik,” ujarnya.

“Kami akan memberikan mereka transparansi, seperti yang telah kami lakukan selama ini," lanjut dia, seperti dikutip Reuters, Selasa (4/6/2024).

Lebih dari 250 orang yang diculik pada 7 Oktober, sekitar 120 orang masih berada di Gaza, menurut penghitungan rezim Israel. Banyak yang dinyatakan meninggal oleh pihak berwenang Zionis.

Peri berada di rumahnya di Kibbutz Nir Oz selama serangan Hamas. Dia mencoba mengusir orang-orang bersenjata sambil menyembunyikan istrinya di balik sofa, kata putranya kepada Reuters.

Dia akhirnya menyerahkan diri untuk menyelamatkan istrinya, yang masih bersembunyi, lanjut putranya.

Cooper dan Metzger, juga dari Nir Oz, ditangkap bersama istri mereka—keduanya dikembalikan ke Israel selama gencatan senjata singkat di bulan November.

Popplewell, menurut kelompok pendukung sandera, ditangkap bersama ibunya dari rumahnya di Kibbutz Nirim. Saudaranya terbunuh dalam serangan itu. Ibunya dibebaskan selama gencatan senjata bulan November.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved