Trump Yakin Rakyat AS Tidak Menerima Dirinya Harus Dipenjara

Senin, 03 Juni 2024 - 20:02 WIB
loading...
A A A
"Pangkalan pendukungnya mendengarkan dia. Mereka tidak mendengarkan Lara Trump. Dan ini merupakan seruan berbahaya lainnya untuk melakukan kekerasan," kata Perwakilan Demokrat AS Adam Schiff kepada CNN.

Namun Ketua DPR AS Mike Johnson, yang merupakan sekutu Trump, mengatakan tanggapan apa pun harus sah.

"Kami adalah partai supremasi hukum - kekacauan bukanlah nilai konservatif. Kami harus melawan dan kami akan melakukan apa pun yang kami bisa. Namun kami melakukannya dalam batas-batas supremasi hukum," kata Johnson kepada "Fox News Sunday."

Masalah ini kemungkinan besar tidak akan terselesaikan sebelum pemilihan presiden pada bulan November, ketika ia berusaha untuk mengambil kembali Gedung Putih dari Biden. Jajak pendapat menunjukkan persaingan yang ketat antara kedua pria tersebut dan menunjukkan bahwa hukuman yang dijatuhkan terhadapnya dapat merugikan dirinya di kalangan pemilih Partai Republik dan independen.

Trump masih menghadapi tiga kasus pidana lainnya, termasuk dua kasus terkait dugaan upaya untuk membalikkan kekalahannya pada tahun 2020, meskipun kasus-kasus tersebut kemungkinan tidak akan diadili atau diselesaikan sebelum pemilu. Dia membantah melakukan kesalahan dalam semua kasus tersebut dan menyebut tuduhan tersebut sebagai konspirasi Partai Demokrat untuk mencegahnya berkompetisi.

Biden berupaya membela sistem peradilan negaranya, dengan mengatakan bahwa menyebut putusan tersebut “sembrono” dan “berbahaya”. Departemen Kehakiman AS membantah adanya campur tangan politik.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
Diteror Beruang, Kota...
Diteror Beruang, Kota di Jepang Ini Lumpuh
Rekomendasi
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Ruben Onsu Buka Suara...
Ruben Onsu Buka Suara soal Video Viral Thalia Onsu, Singgung Pengaruh Lingkungan Anak
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
Berita Terkini
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved