Terlilit Krisis, Kuwait Tak Mampu Bayar Gaji PNS setelah November

Kamis, 20 Agustus 2020 - 14:01 WIB
loading...
Terlilit Krisis, Kuwait...
Perdana Menteri Kuwait Sheikh Sabah al-Khaled al-Sabah (kiri) berbicara dengan Menteri Keuangan Barak Al-Sheetan. Foto/AFP/Memo
A A A
KUWAIT CITY - Kuwait tidak akan memiliki cukup dana untuk membayar gaji pegawai negeri sipil (PNS) setelah November.

Pengakuan itu diungkapkan Menteri Keuangan Kuwait Barak Al-Sheetan saat memperingatkan parlemen tentang kondisi keuangan.

Menurut Bloomberg, Al-Sheetan mengonfirmasi bahwa pemerintah menarik Dana Cadangan Umum sebesar 1,7 miliar dinar per bulan.

Al-Sheetan menambahkan, “Likuiditas akan segera menipis jika harga minyak tidak membaik dan jika Kuwait tidak bisa meminjam dari pasar lokal dan internasional.”

Dia menjelaskan, defisit anggaran Kuwait meningkat hingga 69% menjadi 5,64 miliar dinar pada tahun fiskal lalu. Pemerintah memperkirakan defisit akan menjadi lebih dari 14 miliar dinar dalam tahun fiskal sekarang, berakhiri pada 31 Maret.

Dia menyatakan gaji dan subsidi mencakup 76% dari seluruh belanja. “Dalam jangka menengah hingga panjang, ketidakadaan pinjaman, langkah pengetatan akan diterapkan pada belanja publik,” ujar dia.

Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan keuangan pemerintah perlu tumbuh pada level yang cepat saat posisi likuiditas melemah. (Baca Juga: Trump Berharap Arab Saudi Bergabung Kesepakatan UEA dan Israel)

“Al-Sheetan harus melepas posisinya daripada mengancam warga dengan gaji mereka,” kata anggota parlemen Kuwait Riyadh Al-Adsani yang menyebut menteri keuangan merilis dokumen yang tidak masuk akal untuk mengatasi krisis itu. (Baca Infografis: Amunisi Anyar China; Meratakan Area Luas dengan sekali Tembakan)

Ekonomi Kuwait sudah negatif akibat wabah virus corona dan turunnya harga minyak. Apalagi OPEC berencana mengurangi produksi minyak. (Lihat Video: Republik Kopi di Pegunungan Ijen)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Pemain Inggris Tolak...
Pemain Inggris Tolak Jabat Tangan Thomas Partey di Piala Dunia 2026
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
Berapa Gaji Guru PPPK...
Berapa Gaji Guru PPPK dan PNS 2025? Ini Rinciannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved