Militer China yang Bersenjata Nuklir Siap Hentikan Kemerdekaan Taiwan dengan Paksa

Minggu, 02 Juni 2024 - 10:30 WIB
loading...
A A A
“Tentara Pembebasan Rakyat China selalu menjadi kekuatan yang tidak dapat dihancurkan dan kuat dalam membela penyatuan tanah air, dan akan bertindak tegas dan tegas setiap saat untuk mengekang kemerdekaan Taiwan dan memastikan bahwa upayanya tidak akan pernah berhasil,” kata Dong.

“Siapa pun yang berani memisahkan Taiwan dari China akan hancur berkeping-keping dan menderita kehancurannya sendiri.”

Pemerintahan Presiden Joe Biden dan pemerintahan Presiden Xi Jinping telah meningkatkan komunikasi untuk meredakan perselisihan antara kedua negara yang memiliki senjata nuklir, dengan Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengunjungi Beijing dan Shanghai bulan lalu.

Fokus utamanya adalah dimulainya kembali dialog antar-militer, yang dipandang penting untuk mencegah perselisihan menjadi tidak terkendali.

China membatalkan komunikasi militer dengan Amerika Serikat pada tahun 2022 sebagai tanggapan atas kunjungan Ketua DPR AS saat itu Nancy Pelosi ke Taiwan.

Ketegangan antara Washington dan Beijing semakin dipicu oleh isu-isu termasuk dugaan balon mata-mata China yang ditembak jatuh di wilayah udara AS, pertemuan antara presiden Taiwan saat itu Tsai Ing-wen dan penerus Pelosi; Kevin McCarthy, serta bantuan militer Amerika untuk Taipei.

China juga sangat marah atas semakin dalamnya hubungan pertahanan Amerika Serikat di Asia-Pasifik, khususnya dengan Filipina, dan penempatan kapal perang dan jet tempur secara rutin di Selat Taiwan dan Laut China Selatan.

Beijing memandang hal itu sebagai bagian dari upaya AS selama puluhan tahun untuk membendung China.

Kedua belah pihak sepakat setelah pertemuan puncak antara Xi Jinping dan Biden pada November lalu untuk memulai kembali perundingan militer tingkat tinggi, termasuk mengenai operasi militer di dekat Taiwan, Jepang, dan di Laut China Selatan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia, Hanya Ada Anjing Laut dan Penguin
AS Bimbang, Ini 3 Negara...
AS Bimbang, Ini 3 Negara NATO yang Masih Menghalangi Kemenangan Rusia di Ukraina
Trump Permudah Aturan...
Trump Permudah Aturan Ekspor Senjata, Dunia Terancam Perang Besar?
Mahasiswa Yahudi Merantai...
Mahasiswa Yahudi Merantai Diri di Gerbang Universitas Columbia, Tuntut Pembebasan Mahmoud Khalil
Apa itu Reciprocal Tariffs?...
Apa itu Reciprocal Tariffs? Kebijakan Kontroversial AS yang Ditetapkan Donald Trump
Negara-Negara Arab Nyatakan...
Negara-Negara Arab Nyatakan Tolak Bantu AS Serang Iran
Korsel Siaga Tinggi...
Korsel Siaga Tinggi Jelang Putusan Pemakzulan Presiden Yoon, Tempat Wisata dan Jalan Utama Ditutup
Rekomendasi
Kena Tarif Impor Trump...
Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Butuh Gebrakan
5 Kosakata Bahasa Indonesia...
5 Kosakata Bahasa Indonesia yang Penulisannya Sering Salah
Timnas Indonesia vs...
Timnas Indonesia vs China: SUGBK Siap Jadi Lautan Merah Putih dan Pecahkan Rekor
Berita Terkini
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
2 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
2 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
3 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
4 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
5 jam yang lalu
Batu Ini Jadi Pengganjal...
Batu Ini Jadi Pengganjal Pintu selama Puluhan Tahun, Ternyata Nilainya Rp18 Miliar
6 jam yang lalu
Infografis
Militer China Kepung...
Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved