Kim Jong-un Gelar Pertemuan Langka Bahas Masalah Penting Misterius

Kamis, 20 Agustus 2020 - 00:16 WIB
loading...
Kim Jong-un Gelar Pertemuan...
Seorang warga Korea Selatan menonton berita televisi tentang kondisi kesehatan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, 21 April 2020. Foto/ REUTERS/Heo Ran/File Photo
A A A
PYONGYANG - Kim Jong-un , pemimpin Korea Utara (Korut) mengadakan pertemuan dengan badan kunci Partai Buruh yang berkuasa pada hari Rabu (19/8/2020). Pertemuan langka ini merupakan yang pertama kalinya dalam delapan bulan dan digeler untuk membahas masalah penting tapi dirahasiakan.

Korean Central News Agency (KCNA), media pemerintah Korut, memberikan sedikit petunjuk tentang pertemuan Komite Sentral Partai Buruh, dengan menyatakan itu "membahas dan memutuskan masalah yang sangat penting dalam mengembangkan revolusi Korea dan meningkatkan efisiensi pertempuran partai." KCNA tidak menjelaskan lebih lanjut tentang pertemuan tersebut.

Kim Jong-un menghadapi kesulitan di berbagai bidang, baik di dalam maupun luar negeri. Banjir telah menyapu lahan pertanian yang memberikan pukulan lain bagi ekonomi yang dilanda pandemi virus corona baru (Covid-19). (Baca: Kim Jong-un Perintahkan Sita Anjing Peliharaan dan Diserahka ke Restoran )

Kondisi kesehatan Kim Jong-un yang dirumorkan memburuk pada awal tahun ini juga menimbulkan pertanyaan tentang suksesi.
Diskusi nuklirnya dengan Presiden Donald Trump juga terhenti tanpa dia memenangkan keringanan sanksi, serta AS dan Korea Selatan minggu ini memulai latihan militer gabungan.

"Suksesi pertemuan partai yang tidak biasa dalam beberapa bulan terakhir—dan mungkin bahkan kurangnya banyak aktivitas Korea Utara di bagian depan kebijakan luar negeri akhir-akhir ini, misalnya pengujian senjata—menunjukkan tindakan karantina dan pandemi global memiliki konsekuensi serius bagi ekonomi dan standar hidup masyarakat," kataRachel Minyoung Lee, mantan analis pemerintah AS yang mengkhususkan diri pada Korea Utara.

Korea Utara telah sesumbar bahwa tidak ada kasus infeksi Covid-19 yang dikonfirmasi, klaim yang diragukan oleh pejabat AS dan Jepang. Virus itu membawa risiko besar bagi negara yang miskin itu, yang sistem medisnya yang kuno bisa kewalahan oleh wabah besar.

Pertemuan hari Rabu akan menjadi yang pertama kalinya bagi Komite Sentral Partai Buruh bersidang sejak sesi maraton empat hari pada akhir Desember, ketika Kim menyerukan "terobosan frontal" untuk membangun ekonomi dan keamanan negara. Dia juga memperingatkan Presiden AS Donald Trump bahwa Korea Utara tidak lagi terikat dengan janjinya untuk
menghentikan uji coba rudal besar. (Baca juga: Kim Jong-un hingga Raja Salman Ucapkan Selamat HUT ke-75 Kemerdekaan RI )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Israel Larang Wartawan...
Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit
Rekomendasi
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
4 Prajurit TNI Penyiraman...
4 Prajurit TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara, 2 Dipecat
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
Berita Terkini
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Infografis
Dikemudikan Kim Jong-un,...
Dikemudikan Kim Jong-un, Ini Kehebatan Tank M2020 Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved