Palestina Tentang Rencana Israel Tutup Al-Aqsa untuk Salat

Sabtu, 09 Maret 2019 - 08:42 WIB
Palestina Tentang Rencana...
Palestina Tentang Rencana Israel Tutup Al-Aqsa untuk Salat
A A A
YERUSALEM - Warga Palestina berdoa di sebuah gedung di kompleks masjid Al-Aqsa, Jumat waktu setempat. Mereka menentang upaya Israel untuk menghalangi akses ke bagian situs suci yang menjadi pusat konflik tersebut.

Baru-baru ini terjadi pertikaian antara para jamaah dan polisi Israel di lokasi di Yerusalem Timur yang dicaplok Israel atas penggunaan bangunan samping di dalam situs suci yang disebut Gerbang Emas, yang ditutup Israel sejak 2003.

Berdebat bahwa tidak ada alasan lagi untuk tetap di tutup, para pejabat di lokasi itu membuka kembali gedung tersebut bulan lalu dan kerumunan orang salat berdoa di dalam terlepas dari penutupan yang dilakukan oleh Israel.

Pengadilan Yerusalem minggu ini memberikan kepada Dewan Wakaf organisasi keagamaan yang mengelola situs sampai 10 Maret untuk menjelaskan mengapa perinta penutupan harus dicabut. Namun Dewan Wakaf tidak mengakui pengadilan Israel.

Azzam al-Khatib, direktur jenderal Wakaf, mengatakan bahwa sekitar 40.000 jamaah ambil bagian dalam sholat Jumat seperti dikutip dari AFP, Sabtu (9/3/2019).

"Sejumlah kecil memasuki gedung Gerbang Emas dan berdoa di sana," kata koresponden AFP.

"Polisi Israel dikerahkan di depan semua pintu masuk ke kompleks masjid meskipun doa-doa berlalu tanpa insiden besar," sambung koresponden AFP.

Khatib mengatakan bangunan itu sangat membutuhkan renovasi.

Sheikh Abdel Azim Salhab, pemimpin Dewan Wakaf, dan asistennya sempat ditahan bulan lalu karena apa yang dikatakan polisi sebagai pelanggaran perintah dilarang masuk ke area terlarang di situs suci itu.

Mereka dibebaskan kemudian pada hari yang sama tetapi penangkapan itu mendapat kecaman dari Yordania, yang merupakan penjaga resmi situs tersebut.

Juru bicara wakaf Firas al-Dibs mengatakan bahwa sejak pertikaian terakhir meletus, Israel telah menangkap hampir 130 warga Palestina di Yerusalem termasuk pejabat senior Muslim.

"Israel untuk sementara waktu melarang lebih dari 60 orang dari kompleks itu," katanya.

Polisi mengatakan akses ke Gerbang Emas ditutup oleh perintah pengadilan Israel pada tahun 2003 selama intifada kedua Palestina atas dugaan aktivitas militan di sana. Pejabat Dewan Wakaf berpendapat bahwa organisasi yang mendorong timbulnya pelarangan itu sudah tidak ada lagi.

Kompleks itu adalah situs tersuci ketiga umat Islam dan menjadi fokus aspirasi Palestina untuk menjadi bagian dari negara. Situs ini juga merupakan lokasi tempat paling suci Yudaisme, dihormati sebagai situs dari dua kuil Yahudi era Alkitab.

Orang-orang Yahudi diizinkan untuk berkunjung tetapi tidak dapat berdoa di sana dan ini sering menjadi pemicu ketegangan.

Pada 2017, puluhan ribu warga Palestina salat di luar situs selama beberapa minggu sebagai protes setelah Israel memasang detektor logam baru di pintu masuk ke situs tersebut setelah serangan fatal.

Situs itu berada di Kota Tua di Yerusalem timur, diduduki oleh Israel dalam Perang Enam Hari pada 1967 dan kemudian dianeksasi dalam tindakan yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.
(ian)
Berita Terkait
Ratusan Pemukim Israel...
Ratusan Pemukim Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Polisi Israel Masuk...
Polisi Israel Masuk ke Masjid al-Aqsa
Israel Hancurkan Rumah...
Israel Hancurkan Rumah Kepala Penjaga Masjid Al-Aqsa
Biadab! Israel Akan...
Biadab! Israel Akan Larang Warga Palestina Beribadah di Masjid Al-Aqsa selama Ramadan
Roket Gaza Hantam Israel...
Roket Gaza Hantam Israel Pascapenyerangan Masjid Al-Aqsa
Mengapa Israel Ingin...
Mengapa Israel Ingin Menghancurkan Masjid Al Aqsa?
Berita Terkini
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
53 menit yang lalu
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
2 jam yang lalu
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
3 jam yang lalu
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
5 jam yang lalu
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
6 jam yang lalu
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
7 jam yang lalu
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved