Mengapa Gaza Jadi Ujian Persatuan bagi Liga Arab?

Kamis, 30 Mei 2024 - 11:11 WIB
loading...
A A A
Meskipun setiap konferensi perdamaian di Bahrain memerlukan persiapan berbulan-bulan sebelum dapat diselenggarakan, para diplomat sadar akan keterbatasan waktu yang mereka hadapi. Itulah sebabnya kata-kata seperti “batasan waktu” dan “tenggat waktu” akan disertakan dalam komunike akhir.

Bukan Hanya Kata dan Pernyataan

Mengapa Gaza Jadi Ujian Persatuan bagi Liga Arab?

Foto/AP

Namun semua orang di Manama telah mengakui adanya perubahan yang semakin besar di kancah internasional terkait perjuangan Palestina dan kekejaman perang Israel di Gaza. Mereka semua menyadari bahwa waktu untuk bertindak, bukan hanya kata-kata dan pernyataan, tidak dapat dinegosiasikan pada tahap perang saat ini.

Departemen Luar Negeri, mengatakan: “Kami memahami bahwa pertemuan puncak di Bahrain berlangsung pada tahap geopolitik yang sangat sulit di negara kita. Namun para diplomat yang berkumpul di Manama menyadari fakta bahwa pandangan dunia terhadap perjuangan Palestina kini berubah lebih dari sebelumnya.”

Perang tersebut, sejauh ini, telah menewaskan lebih dari 35.000 warga Palestina, menurut angka terbaru dari otoritas kesehatan Gaza. Sebelum perjanjian ini dimulai, tidak satu pun dari 27 negara anggota UE yang secara resmi mengakui Palestina. Pola pikir itu sedang berubah. Kini Slovenia, Spanyol dan Irlandia bergerak menuju pengakuan negara Palestina.

Berbicara kepada saya di sela-sela KTT tersebut, Hossam Zaki, Asisten Sekretaris Jenderal Liga Arab, mengatakan bahwa KTT Manama, “tidak diragukan lagi, memiliki konsensus Arab yang bulat dan menyeluruh” mengenai rencana aksi Liga Arab untuk tahun depan, terkait perang di Gaza. di pusatnya.

Ada perasaan bahwa negara-negara Arab kini mempunyai pengaruh, lebih dari sebelumnya, untuk mendorong perjuangan Palestina dan penyelesaian konflik yang akan mendapat dukungan internasional yang luas. Namun mereka sadar bahwa perjanjian perdamaian apa pun memerlukan pemerintah Israel yang lebih kooperatif. Dan hal ini tampaknya tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat selama Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan koalisi sayap kanannya masih berkuasa.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Prabowo-Macron Sepakat...
Prabowo-Macron Sepakat Dukung Solusi Dua Negara untuk Palestina
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Ikuti Indonesia, Inggris...
Ikuti Indonesia, Inggris Resmi Melarang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Rekomendasi
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Messi Kejar Sejarah,...
Messi Kejar Sejarah, Aljazair Jadi Korban Pertama?
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
Final Liga Champions...
Final Liga Champions 2026: Head to Head Arsenal vs PSG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved