Israel Ngawur, Komentator Olahraga Terkenal Mesir Dikira Komandan Hamas
Senin, 27 Mei 2024 - 10:38 WIB
loading...
A
A
A
Secara kebetulan, jurnalis Mesir itu memiliki nama yang mirip dengan komandan Brigade Rafah Hamas, Muhammad Shabana.
Setelah menampilkan gambar yang salah identifikasi, Shin Bet dilaporkan menghapusnya.
Jurnalis Mohamed Shabana, yang dianggap sebagai salah satu tokoh media terkemuka di Mesir, pernah bekerja di berbagai saluran dan menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Sindikat Jurnalis Mesir.
“Shin Bet Israel adalah salah satu badan keamanan terbesar di Israel, namun hal ini [memublikasikan foto saya] adalah hal yang normal mengingat kebingungan yang dialami entitas Zionis,” katanya dalam komentarnya kepada media lokal, yang telah membuat pernyataan ejekan atas kejadian tersebut.
Beberapa tokoh media di Mesir mengatakan bahwa kesalahan tersebut adalah bukti kurangnya standar profesional dasar di lembaga pemerintah Israel dan terus menyebarnya informasi tidak akurat terkait perang di Gaza, yang digambarkan sebagai genosida terhadap warga Palestina.
"Mereka mungkin menemukan foto Anda di Google. Bayangkan cabang keamanan tertinggi di Israel mendapatkan informasinya dari Google," kata Khaled Abou Bakr, seorang pembawa acara televisi Mesir saat berbicara dengan Shabana melalui telepon.
Setelah menampilkan gambar yang salah identifikasi, Shin Bet dilaporkan menghapusnya.
Jurnalis Mohamed Shabana, yang dianggap sebagai salah satu tokoh media terkemuka di Mesir, pernah bekerja di berbagai saluran dan menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Sindikat Jurnalis Mesir.
“Shin Bet Israel adalah salah satu badan keamanan terbesar di Israel, namun hal ini [memublikasikan foto saya] adalah hal yang normal mengingat kebingungan yang dialami entitas Zionis,” katanya dalam komentarnya kepada media lokal, yang telah membuat pernyataan ejekan atas kejadian tersebut.
Beberapa tokoh media di Mesir mengatakan bahwa kesalahan tersebut adalah bukti kurangnya standar profesional dasar di lembaga pemerintah Israel dan terus menyebarnya informasi tidak akurat terkait perang di Gaza, yang digambarkan sebagai genosida terhadap warga Palestina.
"Mereka mungkin menemukan foto Anda di Google. Bayangkan cabang keamanan tertinggi di Israel mendapatkan informasinya dari Google," kata Khaled Abou Bakr, seorang pembawa acara televisi Mesir saat berbicara dengan Shabana melalui telepon.
Lihat Juga :