Juru Bicara Hamas Abu Ubaidah: Kami Menangkap Lebih Banyak Tentara Israel
Minggu, 26 Mei 2024 - 07:06 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Perintah Baru ICJ Buat Israel dan Para Pendukung Baratnya Hampir Tak Berkutik
Dia menegaskan, “Babak terakhir dari kegagalan dan kebingungan Zionis adalah kejahatan mengerikan yang dilakukan oleh pasukan musuh, yang terus berlanjut hingga saat ini, di Jabalia, Rafah, dan wilayah lain di tanah kita tercinta.”
“Pasukan pendudukan menyaring tumpukan puing untuk mencari sisa-sisa beberapa tawanan mereka yang sengaja mereka bom sebelumnya. Mereka mengerahkan ribuan tentara di gang-gang Jabalia dan tempat lain, mencari mayat, mengorbankan tentara mereka demi plot pribadi Netanyahu dan kepentingan pemerintahannya yang ekstremis dan fasis,” papar dia.
“Kemudian, tentara musuh memasarkan pengambilan jenazah sebagai pencapaian militer dan moral. Meskipun terjadi perang genosida dan penghancuran tanpa pandang bulu, para pejuang kami telah dan tetap waspada terhadap pasukan musuh, melakukan lusinan operasi melawan mereka selama lebih dari dua minggu di Jabalia, Rafah, Beit Hanoun, dan semua pusat agresi dan penyerangan,” ungkap dia.
Abu Ubaidah menjelaskan, “Operasi terbaru ini adalah operasi kompleks yang dilakukan pejuang kami sore ini, Sabtu, di Jalur Gaza utara. Pejuang kami memancing pasukan Zionis ke dalam salah satu terowongan di kamp Jabalia, menjebak mereka dalam penyergapan di dalam dan di pintu masuk terowongan ini.”
“Dengan karunia dan kekuatan Allah, mereka mampu menghadapi kekuatan ini dari jarak dekat. Kemudian, pejuang kami menyerang pasukan bala bantuan yang bergegas ke tempat kejadian dengan alat peledak, dan langsung mengenai mereka,” papar dia.
Dia menegaskan, “Babak terakhir dari kegagalan dan kebingungan Zionis adalah kejahatan mengerikan yang dilakukan oleh pasukan musuh, yang terus berlanjut hingga saat ini, di Jabalia, Rafah, dan wilayah lain di tanah kita tercinta.”
“Pasukan pendudukan menyaring tumpukan puing untuk mencari sisa-sisa beberapa tawanan mereka yang sengaja mereka bom sebelumnya. Mereka mengerahkan ribuan tentara di gang-gang Jabalia dan tempat lain, mencari mayat, mengorbankan tentara mereka demi plot pribadi Netanyahu dan kepentingan pemerintahannya yang ekstremis dan fasis,” papar dia.
“Kemudian, tentara musuh memasarkan pengambilan jenazah sebagai pencapaian militer dan moral. Meskipun terjadi perang genosida dan penghancuran tanpa pandang bulu, para pejuang kami telah dan tetap waspada terhadap pasukan musuh, melakukan lusinan operasi melawan mereka selama lebih dari dua minggu di Jabalia, Rafah, Beit Hanoun, dan semua pusat agresi dan penyerangan,” ungkap dia.
Abu Ubaidah menjelaskan, “Operasi terbaru ini adalah operasi kompleks yang dilakukan pejuang kami sore ini, Sabtu, di Jalur Gaza utara. Pejuang kami memancing pasukan Zionis ke dalam salah satu terowongan di kamp Jabalia, menjebak mereka dalam penyergapan di dalam dan di pintu masuk terowongan ini.”
“Dengan karunia dan kekuatan Allah, mereka mampu menghadapi kekuatan ini dari jarak dekat. Kemudian, pejuang kami menyerang pasukan bala bantuan yang bergegas ke tempat kejadian dengan alat peledak, dan langsung mengenai mereka,” papar dia.
Lihat Juga :