Laporan Militer Iran: Tidak Ada Serangan dalam Kecelakaan Helikopter Presiden Raisi

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:50 WIB
loading...
Laporan Militer Iran:...
Militer Iran mengungkap tidak ada serangan dan hal mencurigakan dalam kecelakaan helikopter Presiden Raisi. Foto/Reuters
A A A
TEHERAN - Laporan awal oleh militer Iran mengatakan sejauh ini tidak ditemukan bukti pelanggaran atau serangan selama penyelidikan atas kecelakaan helikopter yang menewaskan Presiden Ebrahim Raisi.

Raisi, seorang garis keras yang dipandang sebagai calon penerus Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, terbunuh ketika helikopternya jatuh dalam cuaca buruk di pegunungan dekat perbatasan Azerbaijan pada hari Minggu.

“Tanda-tanda tembakan atau sejenisnya tidak terlihat pada puing-puing helikopter (yang) jatuh di daerah dataran tinggi dan terbakar,” kata laporan yang dikeluarkan oleh staf umum angkatan bersenjata, dilansir Reuters.

“Tidak ada hal mencurigakan yang terlihat dalam percakapan menara kontrol dengan awak pesawat,” tambahnya.

Rincian lebih lanjut akan dirilis seiring dengan kemajuan penyelidikan, kata laporan itu.

Baca Juga: 7 Pemimpin Dunia yang Meninggal dalam Kecelakaan Misterius

Raisi dimakamkan di kota suci Mashhad yang dihuni umat Syiah pada hari Kamis, empat hari setelah kecelakaan yang juga menewaskan Menteri Luar Negeri Hossein Amirabdollahian dan enam orang lainnya.

Para ahli mengatakan Iran memiliki catatan keselamatan udara yang buruk, dengan banyak kecelakaan yang terjadi berulang kali, banyak di antaranya adalah pesawat buatan AS yang dibeli sebelum revolusi Islam tahun 1979.

Teheran mengatakan sanksi AS telah lama menghalangi mereka membeli pesawat baru atau suku cadang dari Barat untuk memperbarui armada mereka yang sudah rusak.

Jaksa penuntut utama Iran pekan ini memperingatkan agar tidak menyebarkan rumor di media sosial di tengah spekulasi bahwa helikopter tersebut mungkin telah jatuh, media pemerintah melaporkan.

Pasukan keamanan telah menahan seorang pria yang dituduh memposting laporan "palsu" yang kemudian menjadi viral di media sosial dengan 40 juta penayangan, kantor berita semi-resmi Fars melaporkan. Postingan tersebut menimbulkan keraguan atas keaslian foto-foto helikopter tersebut di media pemerintah.

Iran mengumumkan lima hari berkabung untuk Raisi, yang memberlakukan kebijakan Khamenei, menindak perbedaan pendapat publik dan mengambil tindakan keras terhadap masalah kebijakan luar negeri termasuk pembicaraan dengan Washington untuk menghidupkan kembali pakta nuklir Iran tahun 2015.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Surat Al Waqiah, Amalan...
Surat Al Waqiah, Amalan Istimewa bagi Muslimah untuk Memohon Rezeki dan Keberkahan Hidup
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Era Baru Gim Blockbuster:...
Era Baru Gim Blockbuster: GTA VI Cetak Rekor Global, Indonesia Ikut Demam
Berita Terkini
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved