6 Alasan AS Ingin Mengekstradisi Pendiri Wikileaks Julian Assange

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:22 WIB
loading...
A A A
Namun, dia melarikan diri dan mencari suaka politik di kedutaan Ekuador, dengan alasan bahwa kasus di Swedia akan menyebabkan dia dikirim ke AS. Suaka diberikan oleh presiden Ekuador saat itu, Rafael Correa.

Baca Juga: Menelisik Sekularisme Mempengaruhi Agama dalam Kehidupan Publik Prancis

5. Mendapatkan Dukungan Aktris dan Penyanyi Ternama

6 Alasan AS Ingin Mengekstradisi Pendiri Wikileaks Julian Assange

Foto/AP

Assange menghabiskan tujuh tahun di kedutaan, dan secara teratur dikunjungi oleh selebriti pendukungnya termasuk penyanyi Lady Gaga dan aktris Pamela Anderson.

Assange mempunyai beberapa pendukung terkenal, termasuk aktor Pamela Anderson

Pada bulan April 2019, presiden baru Ekuador Lenin Moreno memerintahkan Assange meninggalkan kedutaan karena "perilakunya yang tidak sopan dan agresif".

Dia ditangkap di dalam kedutaan oleh polisi Inggris, dan kemudian diadili karena tidak menyerah ke pengadilan untuk diekstradisi ke Swedia. Dia menerima hukuman penjara 50 minggu.

Pada bulan November 2019, pihak berwenang Swedia membatalkan kasus mereka terhadap Assange karena sudah terlalu banyak waktu berlalu sejak dugaan pelanggaran tersebut.

6. Menikah dengan Pengacara

6 Alasan AS Ingin Mengekstradisi Pendiri Wikileaks Julian Assange

Foto/AP

Assange menikahi pasangan lamanya, pengacara Stella Moris, di dalam penjara Belmarsh pada tahun 2022.

Dia mengenakan gaun pengantin rancangan Dame Vivienne Westwood, dan meminta Presiden AS Joe Biden untuk "menghentikan kasus memalukan ini".

Pasangan ini memulai hubungan mereka pada tahun 2015, dan memiliki dua anak bersama.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Konflik AS-Iran Memanas,...
Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Nyaris 12 Persen dalam Sepekan
Rekomendasi
Sekjen Kemendagri: HUT...
Sekjen Kemendagri: HUT ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Berita Terkini
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved