Tegang dengan Barat, Rusia Memulai Latihan Senjata Nuklir Taktis
Rabu, 22 Mei 2024 - 07:51 WIB
loading...
A
A
A
Menurut militer Rusia, Pasukan Distrik Militer Selatan juga akan melakukan operasi penempatan rahasia menggunakan sistem tersebut, sebagai bagian dari latihan persiapan peluncuran.
Lebih lanjut, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan manuver ini juga akan melibatkan persenjataan nuklir dari rudal yang diluncurkan dari udara, termasuk Kinzhal hipersonik yang canggih.
Rudal Kh-47M2 Kinzhal dan rudal jelajah Kh-32 yang dikirimkan oleh pesawat pengebom Rusia mampu membawa hulu ledak serupa dengan yang dipasang pada proyektil Iskander. Selama latihan tersebut, pesawat Rusia akan terbang dalam misi patroli yang dipersenjatai dengan rudal-rudal berbahaya tersebut.
Sebuah video yang diterbitkan oleh militer menunjukkan awak beberapa sistem Iskander-M mempersenjatai mereka dengan rudal dan mempersiapkannya untuk diluncurkan.
"Latihan ini bertujuan untuk menjaga kesiapan tempur personel dan peralatan unit senjata nuklir non-strategis,” bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia, yang dilansir Russia Today, Rabu (22/5/2024).
Menurut pernyataan itu, pasukan Rusia harus siap untuk tanpa syarat menjamin kedaulatan dan integritas wilayah negaranya, di tengah pernyataan dan ancaman provokatif yang dibuat oleh beberapa pejabat Barat.
Moskow sudah jauh hari mengumumkan latihan tersebut, yakni pada awal Mei, mengutip apa yang mereka sebut sebagai "eskalasi baru dan belum pernah terjadi sebelumnya” dalam konflik Ukraina.
Lebih lanjut, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan manuver ini juga akan melibatkan persenjataan nuklir dari rudal yang diluncurkan dari udara, termasuk Kinzhal hipersonik yang canggih.
Rudal Kh-47M2 Kinzhal dan rudal jelajah Kh-32 yang dikirimkan oleh pesawat pengebom Rusia mampu membawa hulu ledak serupa dengan yang dipasang pada proyektil Iskander. Selama latihan tersebut, pesawat Rusia akan terbang dalam misi patroli yang dipersenjatai dengan rudal-rudal berbahaya tersebut.
Sebuah video yang diterbitkan oleh militer menunjukkan awak beberapa sistem Iskander-M mempersenjatai mereka dengan rudal dan mempersiapkannya untuk diluncurkan.
"Latihan ini bertujuan untuk menjaga kesiapan tempur personel dan peralatan unit senjata nuklir non-strategis,” bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia, yang dilansir Russia Today, Rabu (22/5/2024).
Menurut pernyataan itu, pasukan Rusia harus siap untuk tanpa syarat menjamin kedaulatan dan integritas wilayah negaranya, di tengah pernyataan dan ancaman provokatif yang dibuat oleh beberapa pejabat Barat.
Moskow sudah jauh hari mengumumkan latihan tersebut, yakni pada awal Mei, mengutip apa yang mereka sebut sebagai "eskalasi baru dan belum pernah terjadi sebelumnya” dalam konflik Ukraina.
Lihat Juga :