ICC Minta PM Israel Benjamin Netanyahu Ditangkap, Joe Biden: Sangat Keterlaluan!

Selasa, 21 Mei 2024 - 09:13 WIB
loading...
ICC Minta PM Israel...
Presiden AS Joe Biden sebut langkah Kepala Jaksa ICC Karim Khan yang minta surat perintah penangkapan untuk PM Israel Benjamin Netanyahu sudah sangat keterlaluan. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Kepala Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) Karim Khan sudah meminta surat penangkapan untuk Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu atas dugaan kejahatan perang di Gaza. Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengecam keras langkah tersebut.

Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri AS mengatakan ICC tidak memiliki yurisdiksi atas Israel dan tidak boleh menganggap Israel setara dengan Hamas dalam hal apa pun.

Karim Khan menuduh PM Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant—serta pemimpin Hamas Yahya Sinwar, Mohammed Diab Ibrahim al-Masri, dan Ismail Haniyeh—melakukan “kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan” di Gaza dan Israel.

Baca Juga: ICC Akhirnya Minta PM Israel Netanyahu Ditangkap atas Kejahatan Perang di Gaza

“Permohonan jaksa ICC untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap para pemimpin Israel sangat keterlaluan,” kata Biden dalam keterangan tertulisnya, yang dilansir Reuters, Selasa (21/5/2024).

“Dan biar saya perjelas: apa pun yang disiratkan oleh jaksa ini, tidak ada kesetaraan—tidak ada—antara Israel dan Hamas. Kami akan selalu mendukung Israel melawan ancaman terhadap keamanannya," lanjut Biden.

Menteri Luar AS Negeri Antony Blinken juga menanggapi pengumuman ICC, dengan mengatakan: "AS pada dasarnya menolak upaya memalukan untuk menyamakan Israel dengan Hamas, organisasi teroris brutal yang melakukan pembantaian terburuk terhadap orang Yahudi sejak Holocaust.”

"ICC tidak memiliki yurisdiksi atas masalah ini,” lanjut Blinken, seraya mencatat bahwa pengadilan itu sebelumnya telah tunduk pada peradilan nasional, dan mempertanyakan “legitimasi dan kredibilitas penyelidikan tersebut.”

Pengumuman Kepala Jaksa ICC, lanjut Blinken, tidak membantu, dan dapat merugikan upaya untuk mencapai gencatan senjata, upaya menjamin pembebasan sandera, dan upaya memberikan lebih banyak bantuan kemanusiaan kepada warga Palestina di Gaza.

Sementara itu, Netanyahu mengecam langkah Khan sebagai “kemarahan politik” yang tidak akan menghentikan Israel melancarkan perang melawan Hamas.

Seorang pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya dari kabinet Netanyahu menggambarkan tindakan jaksa ICC pada hari Senin sebagai “fitnah berdarah yang tidak berdasar terhadap Israel”.

"Dan upaya penegakan hukum terhadap satu-satunya negara Yahudi dan satu-satunya negara demokrasi di Timur Tengah," katanya.

"Menyebut Netanyahu dan Gallant bersama monster Hamas yang mirip Nazi adalah aib sejarah yang akan dikenang selamanya,” kata Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz.

Menteri Kehakiman Israel Yariv Levin mengecam tindakan tersebut sebagai “salah satu aib moral terbesar di dunia".
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Berita Terkini
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Infografis
Suriah Minta Bantuan...
Suriah Minta Bantuan Dunia untuk Melawan Agresi Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved