Sepak Terjang Menlu Iran Hossein Amir-Abdollahian yang Tewas Bersama Ebrahim Raisi
Senin, 20 Mei 2024 - 22:50 WIB
loading...
A
A
A
Bulan Sabit Merah Iran mengonfirmasi jenazah mereka telah ditemukan dari lokasi kecelakaan hari Minggu di provinsi Azerbaijan Timur Iran.
Amir-Abdollahian memperoleh gelar sarjana hubungan internasional dari Universitas Teheran pada tahun 1991, kemudian menyelesaikan gelar master dan doktor di bidang yang sama.
Sebagai diplomat di dinas luar negeri Iran, jabatannya meliputi Irak, dari tahun 1997 hingga 2001, dan Bahrain, dari tahun 2007 hingga 2010.
Baca Juga: Jenazah Ebrahim Raisi Ditemukan dan Dievakuasi dari Lokasi Kecelakaan
![Sepak Terjang Menlu Iran Hossein Amir-Abdollahian yang Tewas Bersama Ebrahim Raisi]()
Foto/AP
Di bawah mantan Presiden populis Mahmoud Ahmadinejad, Amir-Abdollahian menjabat sebagai wakil menteri luar negeri untuk urusan Arab dan Afrika.
Dia telah terlibat dalam upaya untuk memulai kembali perundingan yang terhenti mengenai program nuklir Iran, setelah perjanjian tahun 2015 dengan pemerintah Barat gagal karena Amerika Serikat secara sepihak menarik diri dari perjanjian tersebut pada tahun 2018.
![Sepak Terjang Menlu Iran Hossein Amir-Abdollahian yang Tewas Bersama Ebrahim Raisi]()
Foto/AP
Sepanjang karirnya, Amir-Abdollahian dikenal karena ikatannya yang kuat dengan IRGC.
Diplomat tersebut sangat dekat dengan jenderal IRGC yang dihormati, Qasem Soleimani, komandan pasukan operasi luar negerinya yang terbunuh dalam serangan AS pada tahun 2020 di Bagdad.
Amir-Abdollahian memperoleh gelar sarjana hubungan internasional dari Universitas Teheran pada tahun 1991, kemudian menyelesaikan gelar master dan doktor di bidang yang sama.
Sebagai diplomat di dinas luar negeri Iran, jabatannya meliputi Irak, dari tahun 1997 hingga 2001, dan Bahrain, dari tahun 2007 hingga 2010.
Baca Juga: Jenazah Ebrahim Raisi Ditemukan dan Dievakuasi dari Lokasi Kecelakaan
Karier Naik Berkat Mahmoud Ahmadinejad

Foto/AP
Di bawah mantan Presiden populis Mahmoud Ahmadinejad, Amir-Abdollahian menjabat sebagai wakil menteri luar negeri untuk urusan Arab dan Afrika.
Dia telah terlibat dalam upaya untuk memulai kembali perundingan yang terhenti mengenai program nuklir Iran, setelah perjanjian tahun 2015 dengan pemerintah Barat gagal karena Amerika Serikat secara sepihak menarik diri dari perjanjian tersebut pada tahun 2018.
Memiliki Kedekatan dengan Garda Revolusi

Foto/AP
Sepanjang karirnya, Amir-Abdollahian dikenal karena ikatannya yang kuat dengan IRGC.
Diplomat tersebut sangat dekat dengan jenderal IRGC yang dihormati, Qasem Soleimani, komandan pasukan operasi luar negerinya yang terbunuh dalam serangan AS pada tahun 2020 di Bagdad.
Lihat Juga :