alexametrics

Horor, Salju Hitam Beracun Melanda Siberia

loading...
Horor, Salju Hitam Beracun Melanda Siberia
Salju hitam beracun yang melanda wilayah Siberia, Rusia. Foto/NC/Daily Express
A+ A-
NOVOSIBIRSK - Jalan-jalan di wilayah Siberia telah tertutup salju hitam beracun. Warga yang berbagi video pemandangan tersebut mengatakan hal itu akibat penambangan batu bara.

Dalam sebuah video, yang direkam dari Kiselyovsk, sebuah kota di wilayah Kuzbass, seorang wanita melewati gundukan salju berwarna hitam mirip warna batu bara yang membentang ke cakrawala. Salju hitam itu melanda taman bermain anak-anak dan halaman-halaman bangunan tempat tinggal. Media Rusia menggambarkan pemandangan itu sebagai "post-apocalyptic".

Debu batu bara telah mengubah salju putih menjadi hitam di Kuzbass. Debu itu berasal dari banyak tambang terbuka yang menurut para aktivis lingkungan memiliki konsekuensi yang merusak bagi kesehatan 2,6 juta orang di kawasan itu.



Kanker, cerebral palsy anak, dan tingkat tuberkulosis di wilayah Kuzbass semuanya di atas rata-rata angka nasional.

"Lebih sulit untuk menemukan salju putih daripada salju hitam selama musim dingin," kata Vladimir Slivyak, anggota kelompok lingkungan Ecodefense.

"Ada banyak debu batu bara di udara sepanjang waktu. Ketika salju turun, itu hanya akan terlihat. Anda tidak bisa melihatnya sepanjang tahun, tetapi masih ada di sana," paparnya, dikutip The Guardian, Minggu (17/2/2019).

Meskipun ada ketegangan politik antara Moskow dan London, Rusia adalah pemasok utama impor batubara Inggris. Tambang Rusia memasok sekitar setengah dari 8,5 juta ton batubara yang dikirim ke Inggris pada tahun 2017, dengan hingga 90 persen di antaranya berasal dari wilayah Kuzbass.

Batubara digunakan di Inggris untuk berbagai tujuan, termasuk pembuatan semen dan baja serta digunakan untuk pembangkit listrik. Namun, pemerintah Inggris berkomitmen untuk menghapus penggunaan batu bara pada tahun 2025.

Beberapa aktivis lingkungan Rusia meminta London untuk memboikot batubara Moskow. “Cara terbaik untuk menekannya adalah berhenti membeli batu bara sampai situasi diperbaiki," kata Slivyak.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak