Gila! Senator Top AS Desak Israel Mengebom Gaza seperti Hiroshima

Senin, 13 Mei 2024 - 09:16 WIB
loading...
Gila! Senator Top AS...
Senator Lindsey Graham desak Israel mengebom Gaza seperti AS mengebom Hiroshima dengan senjata nuklir. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Senator terkemuka Amerika Serikat (AS) Lindsey Graham mendesak Israel mengebom Gaza seperti Amerika menjatuhkan bom nuklir di Hiroshima dan Nagasaki saat Perang Dunia II.

Seruan berbahaya Senator Partai Republik ini sama halnya dengan menyerukan Israel mengebom Gaza dengan senjata nuklir.

Menurutnya, Israel harus melakukan apa pun yang perlu dilakukan untuk memenangkan perang eksistensial dengan Hamas.

Itu, kata Graham, sama seperti Amerika Serikat yang “dibenarkan” untuk mengabaikan korban sipil ketika Washington menjatuhkan bom nuklir di dua kota Jepang.

Baca Juga: Zionis Israel Retak, PM Netanyahu Ribut dengan Panglima Militer dan Bos Shin Bet

Militer Israel menghadapi peningkatan pengawasan internasional ketika operasi militernya di Gaza memasuki bulan kedelapan, yang merenggut nyawa lebih dari 34.000 warga Palestina.

Namun, Graham berpendapat dalam sebuah wawancara dengan NBC News pada hari Minggu (12/5/2024) bahwa Hamas harus disalahkan atas sebagian besar korban sipil, dan mendesak Israel untuk terus melakukan apa pun yang harus dilakukan untuk bertahan hidup sebagai negara Yahudi.

“Ketika kami dihadapkan pada kehancuran sebagai sebuah bangsa setelah Pearl Harbor, melawan Jerman dan Jepang, kami memutuskan untuk mengakhiri perang dengan mengebom Hiroshima, Nagasaki, dengan senjata nuklir,” kata Graham.

Gedung Putih baru-baru ini menghentikan pasokan beberapa bom dengan muatan lebih besar yang dapat digunakan Israel dalam serangan barunya di kota Rafah di Gaza selatan, sehingga membuat marah para pendukung setia Tel Aviv.

“Beri Israel bom yang mereka butuhkan untuk mengakhiri perang yang mereka tidak mampu kehilangannya, dan bekerja sama dengan mereka untuk meminimalkan korban jiwa,” kata Graham.

Senator tersebut membuat pernyataan serupa dalam sidang subkomite awal pekan ini, menyebut perang Israel dengan Hamas seperti “Hiroshima dan Nagasaki menggunakan steroid.”

Washington telah mengakui kekhawatirannya yang “masuk akal” bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mungkin telah melanggar hukum kemanusiaan internasional saat menggunakan senjata Amerika, namun laporan baru Departemen Luar Negeri AS gagal menunjukkan dengan tepat adanya pelanggaran spesifik.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengakui pada hari Minggu bahwa Israel telah gagal menunjukkan rencana yang kredibel untuk menyelamatkan warga sipil Palestina dari bahaya.

Presiden Joe Biden bersumpah untuk tidak mendukung operasi militer besar Israel di Rafah dengan senjata AS, namun mengindikasikan bahwa invasi terbatas Zionis belum melewati garis merah Washington.

Pada hari Jumat, kabinet perang Israel menyetujui “perluasan terukur” operasi darat di Rafah, dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berjanji untuk melanjutkan kampanye militer dan “bertarung dengan sekuat tenaga” bahkan tanpa senjata AS.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved