Lawan Rusia, Ukraina Gunakan Taktik AS dalam Perang Vietnam

Senin, 13 Mei 2024 - 08:16 WIB
loading...
A A A
Pada bulan Maret, Pentagon meminta Kongres AS untuk mengalokasikan setidaknya USD6,5 miliar untuk mengisi kembali persediaannya, yang telah habis setelah dua tahun pengiriman senjata terus-menerus ke Kyiv, menurut laporan Bloomberg pada saat itu.

Daftar senjata yang menurut militer AS perlu diganti termasuk rudal HARM, dan jenis senjata lainnya.

"Misi Ukraina masih sangat berbahaya, terutama bagi 'musang liar' itu sendiri," kata Frederik Mertens, analis strategis di Hague Centre for Strategic Studies kepada BI, yang dikutip Russia Today, Senin (13/5/2024).

Dia juga menggambarkan pertahanan udara Rusia sebagai target utama bagi Ukraina.

“Ukraina menggunakan semua senjata, pasukan, dan sistem yang mereka miliki untuk menekan dan menghancurkan pertahanan udara Rusia,” kata analis tersebut.

"Pilot Kyiv sering kali melakukan tindakan yang jauh melampaui misi musang liar yang klasik," ujarnya.

Angkatan Udara Ukraina masih mengalami kesulitan dalam menggunakan rudal yang dipasok Barat pada pesawat tempur MIG-29 dan Su-27 era Soviet, menurut para pejabat Amerika.

Bulan lalu, Wakil Menteri Pertahanan AS untuk Akuisisi dan Keberlanjutan William LaPlante mengakui kepada wartawan bahwa pilot Kyiv harus bergantung pada iPad jika pesawat mereka menggunakan senjata Barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Deretan Universitas...
Deretan Universitas di Spanyol yang Bisa Dituju dengan Beasiswa LPDP, Ada Kampus Pilihanmu?
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved