Lawan Rusia, Ukraina Gunakan Taktik AS dalam Perang Vietnam

Senin, 13 Mei 2024 - 08:16 WIB
loading...
Lawan Rusia, Ukraina...
Lawan Rusia, Ukraina gunakan taktik AS dalam Perang Vietnam. Foto/REUTERS
A A A
KYIV - Angkatan Udara Ukraina sedang mencoba mengadopsi taktik Amerika Serikat (AS) dalam Perang Vietnam untuk menetralisir pertahanan udara Rusia ketika konflik terus berkecamuk.

Itu diungkap Business Insider (BI) dalam sebuah laporan.

Dijuluki sebagai "Project Wild Weasel", taktik AS tersebut melibatkan misi berisiko tinggi di mana pilot harus menggunakan pesawat mereka sendiri sebagai umpan untuk memancing pertahanan udara musuh selama Perang Vietnam.

Strategi ini digunakan untuk menekan sistem rudal permukaan-ke-udara (SAM) dengan terlebih dahulu menelusuri radar mereka dan kemudian menyerang mereka dengan bom atau rudal sebelum mereka dapat mengunci pesawat AS yang sedang mengumpan.

Baca Juga: Putin Nilai Barat Sombong, Sebut Nuklir Rusia Siap Tempur

Kini, pilot Ukraina mencoba meniru taktik ini dengan membiarkan sistem Rusia mendeteksi pesawat mereka sebelum menelusuri gelombang radar kembali ke sumbernya dan mengenai lokasi yang diperkirakan dengan rudal AGM-88 HARM buatan AS.

Dirancang khusus untuk menargetkan radar musuh, rudal HARM telah digunakan oleh pasukan Kyiv sejak paruh kedua tahun 2022.

Tidak jelas berapa banyak rudal jenis ini yang dipasok ke Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Catat! Biaya Visa Masuk...
Catat! Biaya Visa Masuk Jepang Naik 5 Kali Lipat, Jadi Rp1,7 Juta
Rekomendasi
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved