Luncurkan Serangan Darat Kejutan, Rusia Rebut 5 Desa di Ukraina

Minggu, 12 Mei 2024 - 08:50 WIB
loading...
A A A
Gubernur itu menegaskan tidak ada ancaman operasi darat di kota Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina.

Laporan jurnalis AFP mengatakan sekelompok orang yang melarikan diri dari daerah perbatasan tiba dengan van dan mobil berisi tas di pusat penerimaan pengungsi di dekat Kharkiv.

Para pengungsi—banyak dari mereka berusia lanjut—menerima makanan dan bantuan medis serta dapat tidur di ranjang susun.

Seorang wanita berusia 61 tahun, Lyubov Nikolaieva, mengatakan kepada AFP bahwa dia telah meninggalkan desa perbatasan Lyptsi bersama ibunya yang berusia 81 tahun.

“Mustahil untuk tinggal di sana,” kata Nikolaieva, seraya menambahkan bahwa keluarganya tinggal di sana sampai saat-saat terakhir tanpa gas atau listrik.

“Tembakan terus terjadi: bom udara berpemandu dan mortir bersiul di atas kepala. Ini menjadi sangat menakutkan,” katanya.

Seorang pekerja bantuan yang membantu mengevakuasi warga, Dmytro Tkachenko (37) mengatakan kepada AFP: “Ada situasi yang sangat sulit di arah Vovchansk dan Lyptsi.”

“Ada beberapa pergerakan (pasukan) dan saat ini, hal itu sangat mempersulit evakuasi dari daerah tersebut, karena sangat berbahaya,”katanya.

Wilayah Kharkiv sebagian besar berada di bawah kendali Ukraina sejak September 2022.

Zelensky mengatakan pada hari Sabtu bahwa pasukannya harus "mengembalikan inisiatif ke Ukraina" dan mendesak sekutu Kyiv di Barat untuk mempercepat pengiriman senjata.

“Setiap sistem pertahanan udara, setiap sistem anti-rudal benar-benar menyelamatkan nyawa,” kata Zelensky.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Denny Sumargo Klarifikasi...
Denny Sumargo Klarifikasi Rumor Selingkuh, Tegaskan Momen di CCTV Hanya Syuting
Berita Terkini
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Infografis
5 CEO Terkaya di Jagat...
5 CEO Terkaya di Jagat Raya, Hartanya Tembus Rp8,2 Kuadriliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved