Rusia Luncurkan Serangan Kejutan Paling Serius dalam 2 Tahun Perang Ukraina

Sabtu, 11 Mei 2024 - 22:22 WIB
loading...
A A A
Patut dicatat juga bahwa DeepStateMap, sebuah kelompok pemantau Ukraina yang memperbarui perkembangan garis depan setiap hari, menunjukkan empat desa yang bersebelahan – termasuk Krasne – berada di wilayah abu-abu, mewakili wilayah yang saat ini diperebutkan dan bukan berada di bawah kendali penuh Ukraina.

DeepStateMap juga mencatat di saluran Telegramnya bahwa jumlah pasukan Rusia yang dikerahkan dalam dua serangan lintas batas tersebut tidak cukup untuk mencapai kemajuan lebih jauh ke wilayah Ukraina, namun hal ini juga menarik perhatian pada fakta bahwa Moskow memiliki lebih banyak pasukan yang ditempatkan di sepanjang perbatasan. diperkirakan sekitar 40.000.

Ketika ditanya mengenai perkembangan yang terjadi, Zelensky tidak meremehkan keseriusan hal tersebut namun mengatakan bahwa militer Ukraina telah memperkirakan tindakan seperti itu.

“Rusia melancarkan gelombang baru tindakan serangan balasan di [wilayah Kharkiv utara]. Ukraina menemui mereka di sana dengan pasukan, brigade, dan artileri kami,” katanya kepada wartawan Jumat sore.

“Tetapi komando militer dan militer kami menyadari hal ini dan mengantisipasi pasukan mereka untuk menghadapi musuh dengan tembakan. Sekarang terjadi pertempuran sengit di wilayah ini […] Saya pikir sampai sekarang kami telah menghentikan musuh dengan tembakan artileri,” kata Zelensky.

Baca Juga: Houthi Hancurkan Jaringan Intelijen Israel yang Beroperasi di Yaman

Oleh Syniehubov, kepala pemerintahan militer regional Kharkiv, mengatakan melalui Telegram bahwa dua warga sipil tewas dalam serangan Rusia dan beberapa lainnya terluka.

Penduduk desa perbatasan telah diberitahu untuk mengungsi oleh pihak berwenang. Polisi nasional mengunggah foto dan video di media sosial yang menunjukkan petugas membantu orang-orang mengemas barang-barang mereka ke dalam kendaraan polisi sebelum dibawa ke lokasi yang lebih aman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Berita Terkini
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved