Rusia Luncurkan Serangan Kejutan Paling Serius dalam 2 Tahun Perang Ukraina

Sabtu, 11 Mei 2024 - 22:22 WIB
loading...
A A A
Sebanyak 1.775 orang sejauh ini telah dievakuasi dari wilayah Kharkiv, sehari setelah serangan mendadak Rusia, kata kepala administrasi militer wilayah tersebut pada hari Sabtu.

Perkembangan tersebut menandai serangan darat lintas batas paling serius yang dilakukan Rusia sejak Ukraina merebut kembali wilayah wilayah Kharkiv utara pada akhir musim panas 2022, setelah wilayah tersebut pertama kali direbut oleh Rusia pada minggu-minggu awal invasi skala penuhnya.

Hal ini juga terjadi setelah beberapa bulan meningkatnya serangan udara Rusia terhadap kota Kharkiv, yang telah melumpuhkan semua kapasitas pembangkit listrik di kota tersebut, serta gardu induknya.

Syniehubov menegaskan serangan darat terbaru Rusia tidak menempatkan kota tersebut, yang terletak hanya 30 km selatan dari perbatasan Rusia, dalam bahaya yang lebih besar.

“Kelompok musuh tidak menimbulkan ancaman bagi kota Kharkiv, pasukannya berada ini hanya cukup untuk provokasi ke arah utara.”

Namun, para analis mencatat bahwa jika pasukan Rusia mampu bergerak lebih jauh ke selatan, maka tepi utara kota tersebut akan berada dalam jangkauan artileri Rusia, yang dapat menembakkan sekitar 20 km.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Heboh! Polisi Geledah...
Heboh! Polisi Geledah Rumah Eks Wamen, 375 Kg Emas Batangan Ditemukan
Iran Tolak Negosiasi...
Iran Tolak Negosiasi dengan AS saat Ini, Fokus Perang
Rekomendasi
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
Hukum Menikah di Bulan...
Hukum Menikah di Bulan Safar, Benarkah Membawa Sial? Ini Dalil dan Penjelasan Ulama
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
Berita Terkini
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved