Pemukim Israel Bakar Markas UNRWA di Yerusalem

Jum'at, 10 Mei 2024 - 18:31 WIB
loading...
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim ilegal Israel pada Kamis malam (9/5/2024) membakar pepohonan dan halaman rumput di lokasi markas UNRWA di Yerusalem. Foto/x
A A A
YERUSALEM - Pemukim ilegal Israel pada Kamis malam (9/5/2024) membakar pepohonan dan halaman rumput di lokasi Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) di lingkungan Sheikh Jarrah, Yerusalem.

Saksi mata melaporkan staf UNRWA berhasil memadamkan api dan mencegahnya menyebar ke gedung UNRWA.

Kantor berita resmi Palestina WAFA juga mengutip saksi mata yang mengatakan, “Polisi Israel tidak melakukan apa pun untuk menghentikan serangan tersebut.”

Dua hari lalu, kelompok pemukim menyerang markas UNRWA di Yerusalem yang diduduki. UNRWA menggambarkan insiden tersebut sebagai “intimidasi, vandalisme dan perusakan.”

“Malam ini, warga Israel dua kali membakar perimeter Markas Besar UNRWA di Yerusalem Timur yang diduduki,” papar pernyataan UNRWA.

Hal ini terjadi ketika UNRWA dan staf Badan PBB lainnya berada di kompleks tersebut.

“Meskipun tidak ada korban jiwa di antara staf kami, kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan parah,” ungkap Philippe Lazzarini (@UNLazzarini) pada 9 Mei 2024.

Penutupan Sementara


Kepala Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) memutuskan menutup sementara kantor pusat Badan tersebut di Yerusalem setelah serangan pembakaran tersebut.

Melalui postingan di media sosial, Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini mengatakan, “Penduduk Israel membakar perimeter sebanyak dua kali pada Kamis malam.”

Personel UNRWA dan staf dari badan-badan PBB lainnya berada di dalam kompleks tersebut pada saat itu.

“Direktur kami dengan bantuan staf lain harus memadamkan api sendiri karena petugas pemadam kebakaran dan polisi Israel memerlukan waktu beberapa saat sebelum mereka muncul,” ujar Lazzarini.

Kebakaran ini menandai “insiden mengerikan kedua dalam waktu kurang dari sepekan” menyusul protes kekerasan serupa pada Selasa.

“Meskipun tidak ada korban jiwa di antara staf UNRWA, kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan parah di area luar ruangan,” ujar dia, sambil mencatat satu pompa bensin dan solar berada di lokasi untuk melayani armada mobil lembaga tersebut.

“Kerumunan disertai pemukim Israel bersenjata terlihat di luar kompleks sambil meneriakkan bakar PBB,” ungkap dia.

“Ini adalah perkembangan yang keterlaluan. Sekali lagi, nyawa staf PBB berada dalam risiko serius,” papar dia.

Lazzarini mengatakan dia telah mengambil keputusan untuk menutup kompleks tersebut “sampai keamanan pulih kembali”.

“Pemukim ekstremis Israel menyerang dan membakar di sekitar markas UNRWA di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem yang diduduki,” ungkap laporan PALESTINA ONLINE ???????? (@OnlinePalEng) pada 9 Mei 2024.

Pelecehan dan Intimidasi


Pemukim Israel telah melakukan protes di luar kompleks UNRWA di Yerusalem selama dua bulan terakhir.

Lazzarini mencatat protes pada Selasa telah berubah menjadi kekerasan ketika para demonstran melemparkan batu ke arah para staf PBB dan gedung-gedung, “di bawah pengawasan polisi Israel.”

“Selama beberapa bulan terakhir, staf PBB sering menjadi sasaran pelecehan dan intimidasi. Kompleks kami telah dirusak secara serius. Dalam beberapa kesempatan, ekstremis Israel mengancam staf kami dengan senjata,” ungkap dia.

Ketua UNRWA menekankan merupakan tanggung jawab Israel sebagai kekuatan pendudukan untuk memastikan para personel dan fasilitas PBB dilindungi setiap saat.

“Saya menyerukan kepada semua pihak yang mempunyai pengaruh untuk mengakhiri serangan-serangan ini dan meminta pertanggungjawaban semua pihak yang bertanggung jawab,” ujar dia.

Dia menjelaskan, “Pelaku serangan ini harus diselidiki dan mereka yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban. Kurang dari itu akan menjadi standar baru yang berbahaya.”

Baca juga: Israel Ancam Gunakan 'Rudal Bodoh' di Gaza setelah AS Setop Transfer Senjata Presisi
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved