Kuburan Massal Ke-3 Gaza Berisi Mayat Tanpa Kepala, Kuatkan Indikasi Kejahatan Perang Israel

Jum'at, 10 Mei 2024 - 10:57 WIB
loading...
Kuburan Massal Ke-3...
Kuburan massal ketiga ditemukan di RS al-Shifa, Gaza, dengan beberapa di antaranya berisi mayat tanpa kepala. Temuan ini menguatkan indikasi kejahatan perang Israel. Foto/Anadolu
A A A
GAZA - Kuburan massal ketiga ditemukan pada Rabu di Rumah Sakit (RS) al-Shifa di Kota Gaza, dengan beberapa di antaranya berisi mayat tanpa kepala.

Petugas kesehatan Gaza menemukan setidaknya 49 jenazah di sebuah fasilitas yang sebelumnya digerebek oleh pasukan Israel.

Motassem Salah, kepala unit gawat darurat di RS al-Shifa, mengatakan kepada wartawan: “Kuburan massal ketiga ditemukan di dalam rumah sakit ini pada hari Rabu."

Militer Israel belum berkomentar.

Baca Juga: Israel Tolak Penyelidikan Independen terhadap Kuburan Massal Gaza

Menurut kantor media Gaza, temuan ini semakin menguatkan indikasi kejahatan perang Israel setelah militer Zionis melakukan pengepungan terhadap RS tersebut pada Maret lalu.

Penemuan baru ini menambah jumlah kuburan massal menjadi tujuh titik, di antara tiga rumah sakit di Gaza—yang berisi sekitar 520 jenazah pria, wanita, dan anak-anak.

“Kami mengutuk keras kejahatan genosida dan pembunuhan terus-menerus yang dilakukan oleh tentara pendudukan terhadap rakyat Palestina kami,” kata kantor media tersebut, seperti dikutip The Hill, Jumat (10/5/2024).

“Kami menganggap pemerintah AS, komunitas internasional dan pendudukan [Israel] bertanggung jawab penuh atas kuburan massal dan agresi terang-terangan ini.”

PBB menyerukan penyelidikan akhir bulan lalu setelah kuburan massal pertama ditemukan di RS al-Shifa, RS Nasser di Khan Younis dan RS Kamal Adwan di Gaza utara.

Kuburan massal tersebut berisi beberapa orang yang ditelanjangi dengan tangan terikat, yang semakin meningkatkan kekhawatiran mengenai potensi kejahatan perang, kata PBB.

"Mayat-mayat tersebut terkubur jauh di dalam tanah dan ditutupi dengan limbah," kata PBB.

Pakar hak asasi manusia (HAM) PBB mengatakan dalam sebuah laporan pada hari Senin bahwa mereka ngeri atas laporan tersebut, dan menambahkan bahwa banyak dari mayat yang ditemukan dilaporkan menunjukkan tanda-tanda penyiksaan dan eksekusi mendadak, dan kemungkinan adanya orang yang dikubur hidup-hidup.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Vedant Patel pada akhir bulan lalu menyebut laporan kuburan massal tersebut sangat meresahkan. Dia mengatakan pemerintahan Presiden Joe Biden telah mempertanyakan pemerintah Israel tentang hal tersebut.

Militer Israel mengonfirmasi penemuan kuburan massal tersebut akhir bulan lalu, dan mengatakan bahwa pasukannya sebelumnya menggali kuburan massal di lokasi tersebut untuk mencari sandera Israel yang ditahan oleh Hamas dalam perang di Gaza.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Israel Ungkap 2 Skenario...
Israel Ungkap 2 Skenario Perang AS-Iran Pecah Lagi
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Dari Rasa Penasaran...
Dari Rasa Penasaran Menjadi Inspirasi, Inilah Kisah Hery Lain Sisi
Seret, Penerimaan Pajak...
Seret, Penerimaan Pajak hingga Akhir Juni 2026 Belum Menyentuh Separuh Target APBN
Berita Terkini
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved