Malaysia Tolak Ancaman Sanksi AS Terkait Pendanaan Hamas

Kamis, 09 Mei 2024 - 18:01 WIB
loading...
Malaysia Tolak Ancaman...
Seorang pria memegang plakat bertuliskan slogan saat aksi bela Palestina di Kuala Lumpur, Malaysia. Foto/REUTERS/Hasnoor Hussain
A A A
KUALA LUMPUR - Malaysia mengatakan kepada Amerika Serikat (AS) bahwa mereka tidak mengakui sanksi yang dijatuhkan secara sepihak oleh satu negara.

Sikap tersebut ditegaskan oleh Menteri Dalam Negeri Malaysia Saifuddin Nasution Ismail pada Kamis (9/5/2024).

“Saya menekankan bahwa kami hanya akan mengakui sanksi jika dijatuhkan oleh Dewan Keamanan PBB,” tegas Ismail pada acara setelah pertemuan dengan Brian Nelson, pejabat tinggi sanksi di Departemen Keuangan AS, seperti yang dilaporkan Free Malaysia Today.

Dia menjelaskan, “Delegasi dari AS menghormati pendirian kami.”

Nelson dilaporkan berada di Malaysia untuk membahas isu-isu terkait dana yang disalurkan ke Iran dan proksinya, serta pendanaan untuk gerakan perlawanan Palestina, Hamas, dari sektor keuangan Malaysia.

Menteri tersebut menekankan, “Malaysia berkomitmen memerangi pendanaan teroris dengan rencana strategis yang jelas untuk mengatasi pendanaan ilegal dan pencucian uang.”

Selain itu, dia mengatakan, “Kebijakan dan strategi Malaysia sesuai dengan standar internasional.”

Pertemuan itu terjadi ketika AS mengatakan pihaknya berusaha mencegah Malaysia menjadi wilayah hukum di mana Hamas dapat menggalang dana dan kemudian memindahkan uang.

Washington juga mengatakan kemampuan Iran untuk memindahkan minyaknya disebabkan oleh penyedia jasa yang berbasis di Malaysia.

Namun menteri tersebut menggambarkan pertemuannya dengan Nelson sebagai pertemuan yang “produktif” dan mengatakan Malaysia “selalu terbuka untuk terlibat dengan Amerika.”

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Netanyahu Ungkap Militer...
Netanyahu Ungkap Militer Israel akan Bangun Koridor Morag di Gaza
10 Negara Terluas di...
10 Negara Terluas di Dunia, Adakah Indonesia?
4 Negara Mayoritas Islam...
4 Negara Mayoritas Islam Rayakan Lebaran dalam Kondisi Berperang, dari Palestina hingga Suriah
4 Alasan Elon Musk Akan...
4 Alasan Elon Musk Akan Dijadikan Nama Kapal Induk AS Terbaru, Salah Satunya Simbol Kebangkitan Militer
Siapa Uday Rabie? Warga...
Siapa Uday Rabie? Warga Palestina yang Berani Mendemo Hamas hingga Diculik serta Disiksa hingga Tewas
Insiden Paling Memalukan,...
Insiden Paling Memalukan, Tank AS Tenggelam di Rawa di dekat Perbatasan Belarusia, 4 Tentara Tewas
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hapus Pangkalan AS di Timur Tengah dari Peta
Selamatkan Puluhan Warga...
Selamatkan Puluhan Warga Korsel dari Kebakaran Hutan, WNI Bisa Dapat Visa Jangka Panjang
Dahsyatnya Ledakan Pipa...
Dahsyatnya Ledakan Pipa Gas Petronas serasa Gempa Bumi, Suhu Capai 1.000 Derajat Celsius
Rekomendasi
Live di iNews! Garuda...
Live di iNews! Garuda Muda Siap Hadapi Korea Selatan, Afghanistan, dan Yaman di Piala Asia U-17 2025 
Urai Kemacetan Arus...
Urai Kemacetan Arus Balik Lebaran, Tol Japek II Selatan Segmen Sadang-Bojongmangu Dibuka
Ini Wanita yang Buat...
Ini Wanita yang Buat Ruben Onsu Yakin Jadi Mualaf dan Masuk Islam
Berita Terkini
Netanyahu Ungkap Militer...
Netanyahu Ungkap Militer Israel akan Bangun Koridor Morag di Gaza
25 menit yang lalu
10 Negara Terkecil di...
10 Negara Terkecil di Dunia, Mayoritas Luasnya Lebih Kecil Dibandingkan Ukuran New York
8 jam yang lalu
10 Negara Terluas di...
10 Negara Terluas di Dunia, Adakah Indonesia?
10 jam yang lalu
Militer China Kepung...
Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran, AS Tak Bisa Berbuat Banyak
11 jam yang lalu
Israel Ingin Rebut Wilayah...
Israel Ingin Rebut Wilayah yang Lebih Luas, Hamas Siap Melawan
12 jam yang lalu
Siapa Sheikh Mohammed...
Siapa Sheikh Mohammed bin Zayed? Presiden UEA yang Dijadikan Nama Jalan Tol di Indonesia
13 jam yang lalu
Infografis
3 Ancaman Terbesar Militer...
3 Ancaman Terbesar Militer AS, Paling Utama Adalah China
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved