Penampakan Okhotnik-B, Drone Siluman Rusia yang Bisa Bawa 2 Ton Bom

Minggu, 27 Januari 2019 - 02:19 WIB
Penampakan Okhotnik-B,...
Penampakan Okhotnik-B, Drone Siluman Rusia yang Bisa Bawa 2 Ton Bom
A A A
MOSKOW - Sebuah kendaraan udara nirawak (UAV) atau drone siluman Rusia yang selama ini dirahasikan terlihat berada di lapangan terbang terpencil di Siberia. UAV itu dikenal dengan nama Okhotnik-B yang diklaim mampu membawa 2 ton bom untuk misi tempur.

Drone
pembom siluman itu terlihat di landasan pacu bersalju di Siberia. Kendaraan udara dengan desain bersayap dan tanpa ekor ini dilaporkan memiliki mesin jet dan mampu mengembangkan kecepatan lebih dari 500 mph pada ketinggian hampir 40.000 kaki.

Okhotnik-B yang dianggap sebagai drone tempur generasi keenam Rusia telah menjalani tes pada musim panas lalu dan diperkirakan akan terbang untuk pertama kalinya dalam beberapa minggu ke depan.

Panglima militer Moskow berharap untuk menggunakan pembom itu untuk menghancurkan pertahanan anti-pesawat dari atas.

Pada tahun lalu, Wakil Mengeri Pertahanan Alexei Krivoruchko mengatakan; "Tahun depan, Okhotnik akan memasuki uji coba."

"Pekerjaan pada proyek ini adalah prioritas dan sedang berjalan pada tingkat yang baik. Pada musim semi, kami mengharapkan penerbangan pertama drone ini. Ini adalah tugas serius bagi kami," ujarnya.

"Pekerjaan pada kendaraan udara tak berawak jarak jauh yang berat sedang dalam tahap akhir. Secara khusus, pekerjaan telah selesai untuk membuat prototype yang akan memulai uji terbang tahun ini," paparnya.

"Pekerjaan sedang dilakukan di Chkalov Aviation Plant yang berbasis di Novosibirsk," imbuh dia.

UAV siluman ini melakukan ground run pertamanya di landasan pacu Novosibirsk November lalu.

"Uji coba model UAV Okhotnik berjalan pertama di landasan pacu Novosibirsk Aircraft Production Plant, mengumpulkan kecepatan 125 mph sesuai dengan program uji coba. Lepas landas tidak dilakukan," kata sumber di industri penerbangan tersebut, yang dikutip Express.co.uk, Minggu (27/1/2019).

"Okhotnik melakukan ground run, akselerasi, dan penghentian di ujung landasan dalam mode otomatis penuh," ujarnya.

Rusia memiliki sejumlah drone yang beroperasi tetapi telah menghindari pembuatan drone tempur di masa lalu karena masih mengandalkan armada pesawat pembom Sukhoi yang terjangkau untuk serangan udara di Suriah.
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
29 menit yang lalu
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
1 jam yang lalu
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
3 jam yang lalu
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
4 jam yang lalu
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
5 jam yang lalu
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
6 jam yang lalu
Infografis
2 Jet Tempur Asing Bawa...
2 Jet Tempur Asing Bawa Bom Nuklir Terbang di Atas AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved