Israel Gelar Invasi Darat Rafah, Houthi Janji Tingkatkan Serangan ke Wilayah Zionis
Rabu, 08 Mei 2024 - 22:22 WIB
loading...
A
A
A
Muftah lebih lanjut mencatat bahwa kemungkinan eskalasi kelompok tersebut akan menjadi “respon terhadap setiap keberanian Israel, baik serangan terhadap Yaman, Gaza, atau satu inci pun wilayah Palestina yang diduduki.”
Ancaman Houthi berupa eskalasi serangan yang lebih luas “akan membuahkan hasil dan akan mencapai tujuannya serta akan memaksa musuh untuk banyak memikirkan tindakan selanjutnya dan merevisi perhitungan mereka sebelum melakukan tindakan apa pun.”
Hal ini terjadi ketika Yahya Saree, juru bicara Angkatan Bersenjata Houthi, telah mendeklarasikan “dimulainya fase keempat eskalasi,” di tengah perkiraan invasi Israel ke Rafah.
Di bawah fase baru ini, pasukan Yaman akan menargetkan semua kapal yang menuju ke pelabuhan yang diduduki Israel “di Laut Mediterania di wilayah mana pun yang berada dalam jangkauan kami,” katanya.
Pada hari Selasa, pasukan Israel menguasai penyeberangan perbatasan Rafah, memutus jalur penting bantuan kemanusiaan bagi sekitar 1,5 juta warga Palestina yang berlindung di kota yang berbatasan dengan Mesir.
Militer Israel menguasai penyeberangan perbatasan Rafah setelah maju pada malam hari melalui pemboman besar-besaran terhadap daerah pemukiman karena meningkatnya kekhawatiran akan invasi besar-besaran ke kota tersebut.
Ancaman Houthi berupa eskalasi serangan yang lebih luas “akan membuahkan hasil dan akan mencapai tujuannya serta akan memaksa musuh untuk banyak memikirkan tindakan selanjutnya dan merevisi perhitungan mereka sebelum melakukan tindakan apa pun.”
Hal ini terjadi ketika Yahya Saree, juru bicara Angkatan Bersenjata Houthi, telah mendeklarasikan “dimulainya fase keempat eskalasi,” di tengah perkiraan invasi Israel ke Rafah.
Di bawah fase baru ini, pasukan Yaman akan menargetkan semua kapal yang menuju ke pelabuhan yang diduduki Israel “di Laut Mediterania di wilayah mana pun yang berada dalam jangkauan kami,” katanya.
Pada hari Selasa, pasukan Israel menguasai penyeberangan perbatasan Rafah, memutus jalur penting bantuan kemanusiaan bagi sekitar 1,5 juta warga Palestina yang berlindung di kota yang berbatasan dengan Mesir.
Militer Israel menguasai penyeberangan perbatasan Rafah setelah maju pada malam hari melalui pemboman besar-besaran terhadap daerah pemukiman karena meningkatnya kekhawatiran akan invasi besar-besaran ke kota tersebut.
Lihat Juga :