7 Brigade Palestina yang Siap Membantai Tentara Israel dalam Perang Rafah
Senin, 06 Mei 2024 - 19:40 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini, Brigade tersebut terdiri dari sekitar 2.000 pejuang dengan senjata ringan dan menengah serta roket buatan lokal dengan jangkauan sekitar 16 km dari perbatasan Gaza.
Selama Intifada Kedua, mereka melakukan berbagai operasi di Tepi Barat dan Gaza.
Banyak dari pemimpin mereka dibunuh oleh Israel, dan kehadiran mereka menurun secara signifikan setelah Presiden Mahmoud Abbas secara resmi membubarkan mereka pada tahun 2007, dan mengintegrasikan anggota mereka ke dalam pasukan keamanan.
Israel membunuh beberapa anggotanya yang baru-baru ini muncul kembali di Jenin dan Nablus.
Nama organisasi ini diambil untuk menghormati sekretaris jenderal organisasi tersebut yang terbunuh, Abu Ali Mustafa, pada tahun 2001, yang dibunuh oleh Israel di kantornya di Ramallah dalam serangan helikopter.
Kelompok tersebut saat ini dianggap sebagai kekuatan kelima, dengan ratusan pejuang yang berbasis di Gaza dan Tepi Barat. Mereka dilengkapi dengan persenjataan ringan dan menengah serta rudal yang diproduksi secara lokal.
Kelompok ini melakukan beberapa serangan, terutama sebagai tanggapan atas pembunuhan sekretaris jenderal mereka. Mereka membunuh mantan Menteri Pariwisata Israel, Rehavam Ze'evi, pada tahun 2001 di sebuah hotel di Yerusalem Barat.
Pada tahun 2002, sekretaris jenderal Brigade saat ini, Ahmad Saadat, ditangkap bersama para pemimpin lainnya atas tuduhan merencanakan dan berpartisipasi dalam pembunuhan tersebut.
Pasukan keamanan Palestina awalnya menahan mereka sebelum dipindahkan ke Penjara Pusat Jericho.
Empat tahun kemudian, pasukan Israel menggerebek penjara tersebut, menahan mereka dan kemudian menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup.
Brigade ini adalah kekuatan keenam yang paling tangguh, dengan ratusan pejuang. Mereka dipersenjatai dengan senjata ringan dan menengah serta rudal buatan lokal.
Selama bertahun-tahun, dan khususnya selama Intifada Kedua, Brigade Nasional telah melakukan serangkaian serangan, menewaskan beberapa warga Israel. Banyak pemimpin dan anggotanya juga terbunuh.
![7 Brigade Palestina yang Siap Membantai Tentara Israel dalam Perang Rafah]()
Foto/AP
Brigade Al-Mujahidin adalah kelompok militer yang awalnya muncul dari gerakan Fatah sebelum menyatakan pemisahan total mereka.
Terdiri dari ratusan pejuang, Brigade ini dilengkapi dengan persenjataan ringan dan menengah, serta roket yang mampu mencapai kota-kota Israel seperti Ashkelon dan Sderot.
Sejak awal Intifada, al-Mujahidin telah melakukan serangkaian serangan, di mana pasukan Israel telah membunuh beberapa pemimpin mereka.
Selama Intifada Kedua, mereka melakukan berbagai operasi di Tepi Barat dan Gaza.
Banyak dari pemimpin mereka dibunuh oleh Israel, dan kehadiran mereka menurun secara signifikan setelah Presiden Mahmoud Abbas secara resmi membubarkan mereka pada tahun 2007, dan mengintegrasikan anggota mereka ke dalam pasukan keamanan.
Israel membunuh beberapa anggotanya yang baru-baru ini muncul kembali di Jenin dan Nablus.
5. Brigade Abu Ali Mustafa
Brigade Abu Ali Mustafa adalah sayap militer Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP).Nama organisasi ini diambil untuk menghormati sekretaris jenderal organisasi tersebut yang terbunuh, Abu Ali Mustafa, pada tahun 2001, yang dibunuh oleh Israel di kantornya di Ramallah dalam serangan helikopter.
Kelompok tersebut saat ini dianggap sebagai kekuatan kelima, dengan ratusan pejuang yang berbasis di Gaza dan Tepi Barat. Mereka dilengkapi dengan persenjataan ringan dan menengah serta rudal yang diproduksi secara lokal.
Kelompok ini melakukan beberapa serangan, terutama sebagai tanggapan atas pembunuhan sekretaris jenderal mereka. Mereka membunuh mantan Menteri Pariwisata Israel, Rehavam Ze'evi, pada tahun 2001 di sebuah hotel di Yerusalem Barat.
Pada tahun 2002, sekretaris jenderal Brigade saat ini, Ahmad Saadat, ditangkap bersama para pemimpin lainnya atas tuduhan merencanakan dan berpartisipasi dalam pembunuhan tersebut.
Pasukan keamanan Palestina awalnya menahan mereka sebelum dipindahkan ke Penjara Pusat Jericho.
Empat tahun kemudian, pasukan Israel menggerebek penjara tersebut, menahan mereka dan kemudian menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup.
6. Brigade Perlawanan Nasional
Melansir Asharq Al-Awsat, Brigade Perlawanan Nasional adalah sayap militer Front Demokratik untuk Pembebasan Palestina. Mereka telah beroperasi dengan berbagai nama sebelum Intifada.Brigade ini adalah kekuatan keenam yang paling tangguh, dengan ratusan pejuang. Mereka dipersenjatai dengan senjata ringan dan menengah serta rudal buatan lokal.
Selama bertahun-tahun, dan khususnya selama Intifada Kedua, Brigade Nasional telah melakukan serangkaian serangan, menewaskan beberapa warga Israel. Banyak pemimpin dan anggotanya juga terbunuh.
7. Brigade al-Mujahidin

Foto/AP
Brigade Al-Mujahidin adalah kelompok militer yang awalnya muncul dari gerakan Fatah sebelum menyatakan pemisahan total mereka.
Terdiri dari ratusan pejuang, Brigade ini dilengkapi dengan persenjataan ringan dan menengah, serta roket yang mampu mencapai kota-kota Israel seperti Ashkelon dan Sderot.
Sejak awal Intifada, al-Mujahidin telah melakukan serangkaian serangan, di mana pasukan Israel telah membunuh beberapa pemimpin mereka.
(ahm)
Lihat Juga :