Palestina Tak Mau Berdamai dengan Israel, Ini 4 Motifnya

Senin, 16 Februari 2026 - 14:39 WIB
loading...
Palestina Tak Mau Berdamai...
Palestina tak mau berdamai dengan Israel. Foto/X/@QudsNen
A A A
GAZA - Menteri Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina Varsen Aghabekian Shahin menyatakan bahwa mencapai perdamaian dengan Israel "tidak mungkin" selama hak-hak Palestina dilanggar oleh rezim pendudukan. Dia menekankan bahwa hukum internasional perlu ditegakkan dan tindakan sepihak harus dihentikan.

"Perdamaian dengan Israel dalam kondisi pelanggaran hak-hak Palestina yang terus-menerus tidak mungkin," kata Shahin di sela-sela Konferensi Keamanan Munich pada hari Minggu, dilansir Press TV.

Palestina Tak Mau Berdamai dengan Israel, Ini 4 Motifnya

1. Israel Akan Mencaplok Tepi Barat dan Yerusalem Timur

Ia berpendapat bahwa tindakan sepihak Israel di wilayah Palestina yang diduduki, termasuk Tepi Barat dan Yerusalem Timur, seperti perluasan dan legalisasi pemukiman ilegal, menghambat peluang untuk penyelesaian melalui negosiasi.

“Segala sesuatu yang dilakukan Israel secara sepihak di wilayah yang diduduki harus dianggap batal dan tidak berlaku,” kata Shahin, dilansir Press TV. Dia menekankan bahwa aneksasi “melanggar hukum internasional, dan itu adalah kejahatan yang perlu dihentikan.”


2. Israel Selalu Melanggar Gencatan Senjata di Gaza

Diplomat Palestina terkemuka itu juga berbicara tentang proses gencatan senjata Gaza, yang dimulai pada 10 Oktober, menyatakan bahwa kemajuan ke fase berikutnya bergantung pada kepatuhan penuh terhadap perjanjian awal.

“Kami ingin memasuki fase kedua, tetapi kami perlu memastikan bahwa kewajiban fase pertama dipenuhi,” katanya.

Fase awal berakhir setelah pertukaran tawanan Israel dengan warga Palestina yang diculik, sementara fase kedua melibatkan pembangunan kembali wilayah yang dihancurkan Israel selama dua tahun serangan udara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Berita Terkini
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved