4 Kekejaman Rezim Militer Myanmar, Eksekusi Tahanan hingga Lanjutkan Diskriminasi Kaum Minoritas

Senin, 06 Mei 2024 - 17:10 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: 5 Alasan Junta Militer Pindahkan Ibu Kota Myanmar

2. Penyerangan Desa atau Wilayah Tertentu

Sejak mengambil kekuasaan di Myanmar, junta militer secara tidak sah sering melakukan penyerangan terhadap desa-desa di wilayah yang dikuasai pasukan anti-junta atau kelompok etnis bersenjata. Mengutip laman HumanRightsWatch, penyerangan ini juga termasuk kepada sekolah, rumah sakit hingga kamp pengungsi.

Laporan mencatat bahwa serangan udara di beberapa wilayah telah meningkat lebih dari 300 persen pada periode 2022-2023. Tak hanya menghancurkan dan membakar desa, junta militer juga turut menangkap atau menghabisi sejumlah warga sipil yang ‘tidak beruntung’.

3. Eksekusi Aktivis

Sejak berkuasa, junta militer sering melakukan eksekusi terhadap tokoh atau aktivis yang dituduh membantu aksi teror dan pemberontakan. Sebagai contoh, bisa diambil pada momen eksekusi 4 aktivis demokrasi pada Juli 2022.

Mengutip Nikkei Asia, keempat aktivis dituduh membantu gerakan perlawanan sipil untuk melawan rezim militer. Di antara mereka yang dieksekusi seperti juru kampanye demokrasi Kyaw Min Yu dan sekutu eks pemimpin Aung Suu Kyi, Phyo Zeya Thaw.

Pada hasil persidangan rahasia yang diumumkan, media pemerintah hanya menyebut ‘hukuman telah dilaksanakan’ tanpa memberitahu waktu atau metode eksekusi mati yang dipakai. Biasanya, eksekusi mati di Myanmar dengan cara digantung.

4. Lanjutkan Kekerasan Terhadap Etnis Rohingya

Setelah berkuasa di Myanmar, junta militer melanjutkan kekejaman terhadap etnis minoritas Muslim Rohingya. Salah satu tindakan yang dilakukan adalah memblokir akses bantuan kemanusiaan yang ditujukan untuk kelompok minoritas tersebut.

Melihat ke belakang, pemerintah Myanmar dalam waktu lama memang sudah sering melakukan tindak kekerasan dan diskriminasi terhadap etnis Rohingya. Bahkan, mereka tak ragu untuk membunuh hingga membakar kamp-kamp pengungsi yang ditemuinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Ukraina Minta ke Rusia...
Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?
Rekomendasi
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Berita Terkini
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved