Houthi Luncurkan Eskalasi Tahap Keempat terhadap Israel

Sabtu, 04 Mei 2024 - 09:28 WIB
loading...
Houthi Luncurkan Eskalasi...
Juru bicara militer Ansarallah, Yahya Saree. Foto/X
A A A
SANAA - Kelompok Houthi (Ansarallah) Yaman mengumumkan telah meluncurkan “eskalasi tahap keempat” terhadap Israel, sampai perang Israel berakhir dan pengepungan Gaza dicabut.

Juru bicara militer Ansarallah, Yahya Saree, mengatakan anggota Ansarallah “akan menargetkan semua kapal yang menuju pelabuhan Israel di wilayah mana pun yang kami jangkau tanpa memandang kebangsaan dan tujuan mereka.”

Lebih lanjut, “kelompok Yaman akan menjatuhkan sanksi komprehensif pada semua kapal milik perusahaan yang terkait dengan pelabuhan Israel, jika Israel melakukan invasi darat ke Rafah,” menurut Saree.

“Jika musuh Israel melancarkan agresi terhadap Rafah, kami akan menjatuhkan sanksi pada semua kapal yang terkait dengan pelabuhan (Israel),” kata Saree, menambahkan “dan kami akan mencegah kapal-kapal perusahaan yang terkait dengan pelabuhan tersebut melewati wilayah kami. operasinya, terlepas dari kebangsaan dan tujuannya”.

Mengenai kemungkinan invasi Israel ke Rafah, Saree mengatakan, “Jika terjadi invasi seperti itu, Ansarallah tidak akan ragu untuk mempersiapkan eskalasi yang lebih luas dan lebih kuat.”

Pernyataan Saree disampaikan dalam rapat umum besar-besaran di Sana'a, yang diadakan sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina.

Baca juga: AS Peringatkan Ancaman Nuklir Baru dari China
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Kabar Baik! 2 Kapal...
Kabar Baik! 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas Selat Hormuz
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Berita Terkini
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved