Seorang Pria Ateis Ditangkap Polisi atas Tuduhan Menghina Nabi Muhammad

Jum'at, 01 Mei 2020 - 12:49 WIB
loading...
Seorang Pria Ateis Ditangkap...
Mubarak Bala, pria ateis yang juga Presiden Asosiasi Kemanusiaan Nigeria ditangkap polisi atas tuduhan menghina Nabi Muhammad. Foto/SaharaReporters
A A A
KADUNA - Polisi negara bagian Kaduna, Nigeria, menangkap seorang pria ateis bernama Mubarak Bala atas tuduhan menghina Nabi Muhammad dalam sebuah posting di Facebook.

Bala ditangkap akhir April lalu di kediamannya di Kaduna setelah muncul petisi dari sekelompok pengacara yang ditujukan kepada Komisaris Polisi di negara bagian Kano agar menuntut pria itu terkait "komentar hasutan".

Petisi yang ditandatangani oleh kantor pengacara S. S. Umar & Co berbunyi; "Kami mengajukan pengaduan ini terhadap Mubarak Bala dari Layin Masallacin Bilai, Karkasara Quarters, Kano."

"Dikatakan Mubarak lahir dan dibesarkan sebagai seorang Muslim tetapi karena alasan pribadinya memutuskan untuk meninggalkan Islam untuk ateisme sekitar tahun 2014 dan sejak itu telah menulis hal-hal di halaman Facebook-nya yang provokatif dan menjengkelkan bagi umat Islam," lanjut petisi tersebut, seperti dikutip dari Punch, Kamis (30/4/2020).

Ada juga petisi di Change.org berjudul "Mubarak Bala’s Facebook Account Should be Closed (Akun Facebook Mubarak Bala Harus Ditutup)" yang dimulai tiga hari lalu. Petisini telah ditandatangani oleh 16.942 pada hari Rabu pagi.

Tak disebutkan secara rinci narasi menghina Nabi Muhammad yang dituduhkan terhadap Mubarak Bala. Selain dianggap pria ateis, Bala juga tercatat sebagai President of Humanist Association of Nigeria (Presiden Asosiasi Kemanusiaan Nigeria).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
Bukan ke Iran atau Venezuela,...
Bukan ke Iran atau Venezuela, Apa yang Memicu AS Kirim Ratusan Tentara ke Negara Ini?
Langka, Pilot Ini Selamatkan...
Langka, Pilot Ini Selamatkan 80 Penumpang dari Pesawat yang Mesinnya Meledak di Udara
Inggris Diperintahkan...
Inggris Diperintahkan Bayar Rp9,6 Triliun untuk Ganti Rugi Pembunuhan Era Kolonial
Menteri Zionis Ini Desak...
Menteri Zionis Ini Desak Israel Larang Azan di Masjid, Dianggap Terlalu Bising
Jadwal Timnas Inggris...
Jadwal Timnas Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved