alexametrics

Ditangkap Polandia Atas Tuduhan Spionase, Karyawan Huawei Dipecat

loading...
Ditangkap Polandia Atas Tuduhan Spionase, Karyawan Huawei Dipecat
Foto/Ilustrasi/SINDONews/Ian
A+ A-
HONG KONG - Pembuat peralatan telekomunikasi China, Huawei, mengatakan pihaknya telah memecat seorang karyawan yang ditangkap di Polandia atas tuduhan mata-mata. Kasus ini diyakini dapat meningkatkan kekhawatiran keamanan Barat terhadap perusahaan tersebut.

Polandia telah menangkap seorang karyawan Huawei, raksasa telekomunikasi China, atas tuduhan mata-mata. Selain itu, seorang mantan pejabat keamanan Polandia juga ditangkap atas tuduhan serupa. Kedua pria itu telah mendengar dakwaan dan dapat ditahan selama tiga bulan.

Baca: Polandia Tangkap Karyawan Huawei China atas Tuduhan Mata-mata



Dalam sebuah pernyataan, Huawei mengatakan, pihaknya telah memecat Wang Weijing. Perusahaan itu menegaskan bahwa tindakan Weijing tidak ada hubungan dengan perusahaan.

"Sesuai dengan syarat dan ketentuan kontrak kerja Huawei, kami telah membuat keputusan ini karena insiden tersebut telah membuat Huawei menjadi jelek," bunyi pernyataan itu.

"Huawei mematuhi semua hukum dan peraturan yang berlaku di negara tempat ia beroperasi, dan kami mewajibkan setiap karyawan untuk mematuhi hukum dan peraturan di negara tempat mereka tinggal," pernyataan perusahaan menambahkan seperti dilansir dari Reuters, Minggu (13/1/2019).

Seorang juru bicara Huawei, Joe Kelly, menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut.

Seorang juru bicara untuk dinas keamanan Polandia telah mengatakan kepada Reuters tuduhan yang terkait dengan tindakan individu, dan tidak terkait langsung dengan perusahaan Huawei.

Profil LinkedIn untuk Wang Weijing menunjukkan bahwa ia telah bekerja untuk Huawei divisi Polandia sejak 2011 dan sebelumnya menjabat sebagai atase untuk Konsul Jenderal China di Gdansk dari 2006-2011. Wang tidak segera menanggapi permintaan komentar melalui situs media sosial.

Kementerian Luar Negeri China telah menyatakan keprihatinannya atas kasus ini dan mendesak Polandia untuk menangani kasus ini dengan adil.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, seorang juru bicara kedutaan besar China di Polandia mengatakan kedutaan telah bertemu dengan Kementerian Luar Negeri Polandia atas penahanan seorang warga negara China dan telah meminta agar pihak China diberi pengarahan tentang masalah ini dan kunjungan konsuler diatur secepatnya.

"China dengan tegas menentang pemalsuan yang disengaja dan pemalsuan yang tidak beralasan tanpa dasar faktual," kata pernyataan itu, tanpa menyebutkan secara spesifik apa yang dimaksud.

"Kedutaan besar akan sepenuhnya melindungi hak dan kepentingan warga negara Tiongkok yang sah," kata juru bicara itu Kedutaan Besar China.
(ian)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak