Terancam Kalah pada Pemilu 2024, Presiden Biden Gaet Anak Muda dengan Legalisasi Ganja

Rabu, 01 Mei 2024 - 17:40 WIB
loading...
A A A
Komentar tersebut merupakan tanda terbaru bahwa pemerintah berencana untuk terus fokus pada isu populer menjelang pemilu November.

“Menjebloskan orang ke penjara hanya karena kepemilikan ganja telah menjungkirbalikkan banyak nyawa dan memenjarakan orang karena tindakan yang tidak lagi dilarang di banyak negara,” tulis Biden di platform media sosial X. “Sudah waktunya kita memperbaiki kesalahan ini.”

Politik ganja menguntungkan presiden.

Menurut AP VoteCast, 63% pemilih secara nasional pada pemilu paruh waktu tahun 2022 mengatakan mereka mendukung legalisasi penggunaan ganja untuk rekreasi secara nasional, dibandingkan dengan 36% yang mengatakan mereka menentangnya. Dukungan terhadap legalisasi lebih tinggi di kalangan orang dewasa di bawah usia 45 tahun, dimana 73% di antaranya mendukung hal tersebut. Sekitar 8 dari 10 anggota Partai Demokrat, sekitar dua pertiga dari anggota independen dan sekitar setengah dari anggota Partai Republik mendukungnya.

Biden telah memberikan pengampunan kepada ribuan orang atas kepemilikan mariyuana di tingkat federal dan meringankan hukuman panjang yang dijatuhkan atas pelanggaran narkoba tanpa kekerasan. Pada tahun 2022, ia mendesak para gubernur untuk mengampuni pelanggaran negara.

Dua pemilu terakhir diputuskan oleh kurang dari 100.000 suara di tiga negara bagian.

Meskipun penerimaan masyarakat semakin meningkat, langkah Biden mendapat banyak pencela, termasuk beberapa mantan pejabat tinggi DEA. Para penentangnya mengatakan potensi ganja saat ini dapat menyebabkan efek samping yang berbahaya, termasuk psikosis dan kecemasan.

“Ini adalah tindakan politik – tidak sesuai dengan ilmu pengetahuan,” kata mantan Administrator DEA Tim Shea. “Ini adalah politik pada tahun pemilu. Ini seperti memaafkan pinjaman mahasiswa. Ini ditujukan pada sekelompok orang tertentu dan dampaknya akan buruk.”

Baca Juga: Layaknya Film Hollywood! Baku Tembak Pecah! 4 Petugas Keamanan Tewas Ditembak saat Menangkap Buronan di AS
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
Hunter Biden Tantang...
Hunter Biden Tantang Putra-putra Trump untuk Pertandingan Tinju
Meski Sudah Dijamu di...
Meski Sudah Dijamu di Gedung Putih, Mengapa Zohran Mamdani Tetap Sebut Trump sebagai Fasis?
Siapa Elias Garzon Delvaux?...
Siapa Elias Garzon Delvaux? Remaja Fedora yang Viral dalam Insiden Perampokan Museum Louvre
Mengapa Trump Gagal...
Mengapa Trump Gagal Bendung Kemenangan Besar Partai Demokrat pada Pemilu Gubernur dan Wali Kota AS?
Tak Trauma Kalah dari...
Tak Trauma Kalah dari Trump, Kamala Harris Siap Maju Capres 2028
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Berita Terkini
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Infografis
Presiden Jokowi: Pemilu...
Presiden Jokowi: Pemilu Dilaksanakan 14 Februari 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved