Takut dengan Jammer GPS Rusia, Maskapai Negara NATO Ini Tangguhkan Seluruh Penerbangan

Selasa, 30 April 2024 - 14:41 WIB
loading...
A A A
Pengumuman tersebut muncul setelah dua pesawat yang membawa penumpang terpaksa berbalik arah selama penerbangan karena dugaan gangguan GPS Rusia. Kedua jet Finnair, yang berangkat dari Helsinki ke Tartu di Estonia, harus berbalik dan kembali ke titik keberangkatan pada Kamis dan Jumat pekan lalu.

Mereka dilaporkan tidak dapat melakukan navigasi dengan aman. Banyak yang percaya bahwa Rusia-lah yang harus disalahkan dan para menteri di negara-negara Baltik telah memperingatkan bahwa Rusia bertindak dengan cara yang "sangat berbahaya", dan berisiko menimbulkan bencana udara yang dahsyat jika mereka terus melakukan serangan terhadap pesawat.

Dugaan serangan tersebut melibatkan data palsu yang dikirim ke sistem navigasi, memaksa pesawat berbelok dan menukik untuk menghindari "rintangan hantu".

Perangkat pengacau sinyal rahasia Rusia dikenal sebagai "Tobol" dan menyerupai piringan perak berukuran besar dengan antena menonjol dari tengahnya. Hal ini mengganggu sinyal perjalanan antara satelit dan sistem GPS pada pesawat dan kapal di wilayah tersebut dengan mentransmisikan gelombang radio pada frekuensi yang sama, sehingga membingungkan sistem dan menjadikannya tidak dapat digunakan.

Lebih dari 46.000 pesawat yang terbang di atas Laut Baltik melaporkan masalah navigasi antara Agustus 2023 hingga Maret tahun ini, termasuk maskapai penerbangan seperti Ryanair, Wizz Air, dan British Airways.

Rusia juga dituduh bertanggung jawab atas gangguan sinyal satelit pada pesawat Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) yang mengangkut Menteri Pertahanan Grant Shapps ke Polandia bulan lalu.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved