20 Tentara Kamboja Tewas karena Ledakan Amunisi, tapi Penyebabnya Masih Misterius

Minggu, 28 April 2024 - 14:45 WIB
loading...
A A A
Seorang warga desa lainnya, yang meminta untuk disebutkan namanya saja Sophal, mengatakan kepada AP bahwa dia mendengar suara yang tajam, dan ketika dia melihat asap mengepul dari arah pangkalan militer, dia menyadari bahwa itu adalah ledakan di gudang senjata. Dia kemudian berlari kembali ke rumahnya dari toko kecil tempat dia menjual makanan dan minuman untuk berlindung di dalam bersama istri dan dua anaknya.

Dia mengatakan militer segera menutup jalan menuju pangkalan tersebut dan “penduduk desa panik dan mencari tempat yang aman.” Dia kemudian memindahkan keluarganya ke rumah orang tuanya, lebih jauh dari markas. Ketika dia kembali ke rumahnya beberapa jam kemudian, dia menemukan rumahnya tidak rusak namun rumah penduduk desa lainnya mengalami kerusakan jendela, pintu dan atap, katanya.

Kamboja, seperti banyak negara di kawasan ini, menderita gelombang panas yang berkepanjangan, dan provinsi tempat ledakan terjadi mencatat suhu tertinggi mencapai 39 pada hari Sabtu. Meskipun suhu tinggi biasanya tidak dapat meledakkan amunisi, suhu tinggi dapat menurunkan stabilitas bahan peledak dalam jangka waktu tertentu, dengan risiko satu ledakan kecil dapat memicu kebakaran dan reaksi berantai.

Kiripost, layanan berita online berbahasa Inggris, mengutip penduduk desa Pheng Kimneang yang mengatakan ledakan besar terjadi sekitar pukul 14.30, diikuti ledakan kecil selama sekitar satu jam berikutnya.

Baca Juga: 10 Fakta Menarik Pesawat Kiamat AS sebagai Persiapan Menuju Perang Nuklir

Pada bulan Maret 2005, ledakan malam hari di sebuah gudang senjata di kota Battambang di provinsi barat laut memicu semburan peluru dan peluru selama berjam-jam, menewaskan sedikitnya enam orang dan membuat panik warga setempat.

Laporan tahun 2014 oleh kelompok Small Arms Survey yang berbasis di Swiss menjadi sorotanbahaya penyimpanan amunisi yang buruk atau penanganan yang salah, sehingga menyebutnya sebagai “masalah global”. Tercatat bahwa dari tahun 2013 hingga 2019 terdapat lebih dari 500 insiden yang melibatkan ledakan tidak terencana di lokasi amunisi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
7 Senjata yang Mengubah...
7 Senjata yang Mengubah Dunia pada Perang Dunia II, dari Supersonik hingga Bom Nuklir
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Langit Brasil, Penyanyi AS dan YouTuber Tewas
Rekomendasi
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Berita Terkini
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Infografis
600 Tentara Korea Utara...
600 Tentara Korea Utara Tewas saat Perang Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved