Lagi, Drone Canggih MQ-9 Reaper AS Senilai Rp486 Miliar Jatuh di Lepas Pantai Yaman

Minggu, 28 April 2024 - 07:25 WIB
loading...
Lagi, Drone Canggih...
Amerika Serikat kembali kehilangan drone canggih MQ-9 Reaper senilai lebih dari Rp486 miliar di lepas pantai Yaman. Foto/US Air Force
A A A
SANAA - Amerika Serikat (AS) kembali kehilangan drone canggih MQ-9 Reaper senilai USD30 juta (lebih dari Rp486 miliar) di lepas pantai Yaman.

Insiden itu dilaporkan CBS News pada hari Jumat, mengutip pejabat Pentagon.

Meskipun penyelidikan atas kecelakaan itu masih dilakukan, kelompok Houthi mengaku telah menembak jatuh pesawat nirawak Amerika tersebut.

Sebelumnya, AS telah kehilangan dua drone MQ-9 Reaper lainnya karena serangan Houthi—satu jatuh pada bulan November 2023 dan satu lagi hancur pada bulan Februari 2024.

Juru bicara kelompok Houthi Yahya Saree juga mengeklaim pada hari Sabtu bahwa pasukan kelompoknya telah menargetkan kapal minyak Inggris; Andromeda Star, di Laut Merah dengan rudal Angkatan Laut dan melakukan serangan langsung.

Baca Juga: Rilis Video, Houthi Klaim Tembak Drone Canggih MQ-9 Reaper AS

Militer AS telah mengonfirmasi bahwa Houthi telah menembakkan tiga rudal balistik anti-kapal di area tersebut ke berbagai sasaran dan merusak kapal Inggris.

“MV Andromeda Star melaporkan kerusakan kecil, namun tetap melanjutkan pelayarannya,” kata Komando Pusat (CENTCOM) AS dalam sebuah posting-an di X, menambahkan bahwa koalisi militer maritim tidak melaporkan adanya cedera atau kerusakan, sebagaima dilansir Reuters, Minggu (28/4/2024).

Kelompok Houthi, yang mengeklaim sebagai pemerintah sah Yaman, telah menyerang kapal-kapal yang berafiliasi dengan Israel di Laut Merah dan Teluk Aden sejak akhir Oktober sebagai tanggapan atas serangan Israel terhadap Gaza.

Para militan kelompok tersebut bersumpah untuk melanjutkan kampanye mereka sampai militer Zionis Israel menghentikan serangannya terhadap wilayah kantong Palestina.

Kelompok tersebut juga telah melakukan banyak serangan terhadap kapal-kapal yang terkait dengan pemilik atau operator di Inggris atau AS setelah serangan udara yang dilakukan negara-negara tersebut terhadap posisi Houthi.

Pada hari Rabu, para militan Houthi melaporkan telah menyerang kapal AS Maersk Yorktown dan kapal perang AS di Teluk Aden, serta kapal Israel MSC Veracruz di Samudra Hindia. “Kedua operasi mencapai tujuannya dengan sukses,” kata Saree dalam pernyataan yang disiarkan televisi.

Serangan tersebut kemudian dikonfirmasi oleh pihak berwenang Amerika, yang menyatakan bahwa pasukan koalisi pimpinan AS di lepas pantai Yaman telah menembak jatuh empat drone dan sebuah rudal anti-kapal yang diluncurkan oleh Houthi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Inggris vs Ghana 0-0,...
Inggris vs Ghana 0-0, Laga Hambar di Boston
Kroasia Kalahkan Panama,...
Kroasia Kalahkan Panama, Gol Ante Budimir Jaga Asa Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Buntu Lawan Ghana di Piala Dunia 2026: Harry Kane Mandul
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
6 Pekan, Houthi Tembak...
6 Pekan, Houthi Tembak Jatuh 7 Drone AS Senilai Rp3,4 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved