alexametrics

Bus Pariwisata Dibom di Mesir, 3 Turis Vietnam Tewas

loading...
Bus Pariwisata Dibom di Mesir, 3 Turis Vietnam Tewas
Bus Pariwisata Dibom di Mesir, 3 Turis Vietnam Tewas
A+ A-
KAIRO - Pemerintah Mesir bergerak cepat memburu pelaku serangan bom yang menghancurkan sebuah bus di dekat Piramida Giza, Kairo, Mesir, kemarin. Sedikitnya 40 tersangka teroris tewas dalam operasi keamanan tersebut.

Seperti diketahui, ledakan bom rakitan di bus tersebut menyebabkan 3 turis Vietnam dan 1 pemandu wisata tewas. Kantor Kejaksaan Umum Mesir menyatakan 11 turis dari Vietnam dan 1 sopir juga mengalami luka-luka.

Korban diyakini terkena serangan bom improvised explosive device (IED) tersebut saat memasuki Jalan Mariyutiya di Distrik Al-Haram. Bom itu ditanam di dekat dinding. Jumlah penumpang di dalam bus mencapai 16 orang. Saksi di dalam bus Lan Le, 41, mengatakan rombongan hendak pergi menuju area piramida.



“Saya bersyukur tidak mengalami luka,” kata Lan Le di RS Al-Haram seperti dikutip channelnewsasia.com. “Saat itu kami hendak pergi ke sebuah pertunjukan. Kemudian tiba-tiba kami mendengar ledakan hebat. Itu sangat mengerikan. Semua orang di dalam bus berteriak histeris. Setelah itu saya tidak ingat apa-apa,” tambahnya.

Pasukan keamanan bersenjata lengkap langsung diterjunkan dan menutup area sekitar tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan inspeksi. Sementara itu Perdana Menteri (PM) Mesir Mostafa Madbouli menjenguk korban di RS Al-Haram dan mengungkapkan belasungkawa. Dia juga mengutuk serangan tersebut.

Selain itu Madbouli mendesak agar media tidak melebih-lebihkan insiden ini karena tidak ada negara di dunia yang dapat menjamin keamanan dan keselamatan 100%. “Insiden dapat terjadi di mana saja,” ujar Madbouli. Sejauh ini pelaku yang meletakkan atau merakit bom itu dan apa tujuannya belum diketahui.

Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengutuk keras serangan tersebut. “Kami bersama seluruh rakyat Mesir turut berjuang melawan terorisme dan mendukung Pemerintah Mesir untuk membawa pelaku serangan ini ke meja pengadilan,” sebut Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) AS, Robert Palladino.

Peristiwa ini membuat Pemerintah Vietnam marah karena banyak warga mereka yang tak berdosa menjadi korban. Vietnam mendesak Mesir agar memburu pelaku di balik serangan tersebut. “Kami meminta agar Mesir meluncurkan penyelidikan atas kasus ini dan melacak pelaku,” kata Jubir Kemlu Vietnam, Le Thi Hang.

Pasukan keamanan Mesir menjawab permintaan Vietnam dengan menerjunkan pasukan khusus di Sinai Utara dan Giza. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Mesir menyatakan sebanyak 40 tersangka tewas dalam operasi itu, 30 di antaranya diduga sedang mempersiapkan serangkaian serangan terhadap pemerintah.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak