Pelosi Hina Warga AS dengan Tuding Rusia Terkait Demo Pro-Palestina

Sabtu, 27 April 2024 - 08:16 WIB
loading...
Pelosi Hina Warga AS...
Mantan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Mantan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi menghina warga Amerika dengan mencoba menyalahkan Rusia atas gelombang protes pro-Palestina di seluruh Negeri Paman Sam.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menjelaskan hal itu pada Jumat (26/4/2024).

Politisi senior Partai Demokrat itu mengaitkan protes pro-Palestina di AS dengan dugaan pengaruh asing dalam beberapa kesempatan.

Yang terbaru adalah dalam wawancara dengan lembaga penyiaran publik Irlandia, Raidio Teilifis Eireann (RTE) pekan ini.



Pelosi juga mempermasalahkan julukan 'Genosida Joe' yang dicapkan pada Presiden AS Joe Biden atas kegagalannya menekan Israel agar lebih menahan diri dalam kampanye militer barbarnya di Gaza.

Pelosi mengakui sentimen pro-Palestina dapat berdampak pada dukungan Biden selama pemilu presiden AS pada bulan November.

Dia mengklaim Presiden Rusia Vladimir Putin menginginkan kandidat dari Partai Republik, Donald Trump, untuk terpilih.

“Ini demi kepentingan Putin, siapa namanya? untuk menang. Oleh karena itu, saya melihat adanya dorongan dari pihak Rusia atas apa yang sedang terjadi,” ujar dia mengenai demonstrasi tersebut.

Baca juga: Protes Mahasiswa Pro-Palestina di Washington Terus Berlanjut Meski Ditekan Pemerintah

Aktivis pro-Palestina memiliki perasaan yang tulus, akunya, namun “beberapa di antaranya bernuansa Rusia.”

Menanggapi pernyataan Pelosi di postingan media sosial, Zakharova mengatakan pernyataan tersebut “hanya dapat dianggap sebagai penghinaan terhadap warga Amerika dan mengabaikan demokrasi.”

Pada Januari, mantan ketua DPR itu meminta FBI menyelidiki pendanaan kelompok pro-Palestina, mengklaim tuntutan mereka untuk gencatan senjata di Gaza adalah “pesan Putin.”

Pelosi juga tertangkap kamera sedang menyerang orang-orang yang mengejek di luar rumahnya, menyuruh mereka “kembali ke China,” yang diduga merupakan tempat “markas” mereka berada.

Tingkat dukungan terhadap Biden mendapat pukulan telak di kalangan pemilih Partai Demokrat karena sikapnya yang pro-Israel, meskipun Pelosi bersikeras presiden tersebut telah menjadi “pendukung terbesar bantuan kemanusiaan untuk Palestina” di tengah konflik di Gaza.

“Kelompok-kelompok di luar yang melakukan protes menyalahkannya, padahal hanya dia yang melakukan advokasi pada tingkat tersebut,” ujar dia.

Pekan ini, otoritas lokal di seluruh AS menggunakan kekerasan untuk membubarkan demonstrasi pro-Palestina di kampus-kampus universitas, dan dalam beberapa kasus dilaporkan terjadi penangkapan massal.

Para pengunjuk rasa menjadi sasaran di Univeristas Yale, Universitas Harvard, Universitas Texas di Austin, Universitas Southern California, dan institusi lainnya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyambut baik tindakan keras AS, mencap para aktivis tersebut sebagai “gerombolan anti-Semit” dan membandingkan mereka dengan simpatisan Nazi pada tahun 1930-an.

Putin secara terbuka menyatakan dia akan lebih nyaman dengan Biden yang “dapat diprediksi” dan “kuno” dibandingkan Trump sebagai presiden AS berikutnya.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Tegas! Iran Tak Akan...
Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel
Rekomendasi
Profil Nadiem Makarim,...
Profil Nadiem Makarim, Menteri Era Jokowi yang Divonis 10 Tahun Penjara
Sidang Cerai Wardatina...
Sidang Cerai Wardatina Mawa Masuk Tahap Akhir, Ayah Insanul Fahmi Beri Kesaksian
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Berita Terkini
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved