Pentagon Ungkap Target Ukraina untuk Rudal Jarak Jauh ATACMS
Jum'at, 26 April 2024 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
Pada Rabu, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan mengkonfirmasi pengiriman tersebut, namun para pejabat AS menolak mengomentari modifikasi pasti dan jangkauan senjata tersebut.
Baca juga: Rusia Respons Paket Rahasia Rudal ATACMS ke Ukraina oleh AS
Pada pagi hari tanggal 17 April, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pasukannya telah menyerang satu pangkalan udara di Dzhankoy, Krimea, setelah laporan media menuduh Kiev menggunakan rudal tersebut untuk pertama kalinya dalam serangan di lapangan terbang sekitar 165 kilometer (103 mil) dari garis depan Ukraina. Kementerian Pertahanan Rusia belum mengomentari klaim tersebut.
Ukraina pertama kali menerima ATACMS kelas menengah pada September lalu. Namun, militer Rusia dengan cepat mulai menembak jatuh mereka, menggagalkan rencana Zelensky merusak atau menghancurkan Jembatan Krimea.
Awal bulan ini, Zelensky menegaskan kembali bahwa dia dan pemerintahannya “benar-benar ingin menghancurkan infrastruktur Rusia,” termasuk Jembatan Krimea.
“Saya pikir waktunya sudah tepat, dan bos (Biden) membuat keputusan bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk memberikan bantuan ini berdasarkan situasi pertarungan saat ini,” papar Wakil Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Laksamana Christopher Grady pada AP, Rabu.
Baca juga: Rusia Respons Paket Rahasia Rudal ATACMS ke Ukraina oleh AS
Pada pagi hari tanggal 17 April, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pasukannya telah menyerang satu pangkalan udara di Dzhankoy, Krimea, setelah laporan media menuduh Kiev menggunakan rudal tersebut untuk pertama kalinya dalam serangan di lapangan terbang sekitar 165 kilometer (103 mil) dari garis depan Ukraina. Kementerian Pertahanan Rusia belum mengomentari klaim tersebut.
Ukraina pertama kali menerima ATACMS kelas menengah pada September lalu. Namun, militer Rusia dengan cepat mulai menembak jatuh mereka, menggagalkan rencana Zelensky merusak atau menghancurkan Jembatan Krimea.
Awal bulan ini, Zelensky menegaskan kembali bahwa dia dan pemerintahannya “benar-benar ingin menghancurkan infrastruktur Rusia,” termasuk Jembatan Krimea.
“Saya pikir waktunya sudah tepat, dan bos (Biden) membuat keputusan bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk memberikan bantuan ini berdasarkan situasi pertarungan saat ini,” papar Wakil Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Laksamana Christopher Grady pada AP, Rabu.
Lihat Juga :