Hampir 1 Miliar Orang Akan Mengikuti Pemilu Terbesar di Dunia

Sabtu, 20 April 2024 - 21:50 WIB
loading...
A A A
Pihak oposisi – dan kritikus – juga memperingatkan bahwa Modi semakin tidak liberal. Mereka menuduh Modi menggunakan otoritas pajak dan polisi untuk melecehkan oposisi, dan mereka khawatir masa jabatan ketiga akan merusak demokrasi India. Politik nasionalis Hindu yang diusungnya, menurut mereka, telah melahirkan intoleransi dan mengancam akar sekuler negara tersebut.

“Modi memiliki pola pikir yang sangat otoriter. Dia tidak percaya pada demokrasi. Dia tidak percaya pada Parlementerisme,” kata Christophe Jaffrelot, ilmuwan politik yang menulis tentang Modi dan sayap kanan Hindu.

Modi menegaskan bahwa komitmen India terhadap demokrasi tidak berubah. Ia mengatakan pada pertemuan KTT Demokrasi di New Delhi pada bulan Maret bahwa “India tidak hanya memenuhi aspirasi 1,4 miliar penduduknya, namun juga memberikan harapan kepada dunia bahwa demokrasi memberikan dan memberdayakan.”

Pemimpin India, yang menikmati popularitas besar, kali ini menargetkan dua pertiga mayoritas.

BJP berharap kemenangan besar ini didukung oleh program kesejahteraan populernya, yang dikatakan telah meningkatkan akses terhadap toilet bersih, layanan kesehatan dan gas untuk memasak, serta menyediakan gandum gratis kepada masyarakat miskin. Langkah-langkah seperti pembangunan kuil kontroversial untuk Ram di lokasi masjid yang dibongkar, dan penghapusan wilayah bekas otonomi Kashmir yang mayoritas penduduknya Muslim, mungkin akan diterima oleh para pendukung yang memujinya sebagai pendukung mayoritas Hindu.

“Partai mana pun yang kembali untuk masa jabatan ketiga, dan dengan mayoritas yang besar, merupakan prospek yang menakutkan bagi demokrasi,” kata Arati Jerath, seorang komentator politik.

Pada dua masa jabatan Modi, kebebasan sipil di India mendapat serangan, dan pada saat yang sama menerapkan kebijakan yang diskriminatif, menurut para kritikus. Protes damai telah dihancurkan dengan kekerasan. Pers yang dulunya bebas dan beragam kini terancam, kekerasan meningkat terhadap minoritas Muslim, dan lembaga-lembaga pemerintah telah menangkap politisi oposisi dalam kasus dugaan korupsi.

BJP membantah kebijakannya diskriminatif dan mengatakan bahwa kebijakannya menguntungkan seluruh rakyat India.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Boni Hargens Sebut Polri...
Boni Hargens Sebut Polri Presisi Tulang Punggung Demokrasi
Studi Ungkap Gurita...
Studi Ungkap Gurita Politik China dalam Jaringan Kriminal di Asia Tenggara
Trump: AS Tak Akan Gulingkan...
Trump: AS Tak Akan Gulingkan Rezim Iran, Fokus Senjata Nuklir
Rekomendasi
Demam Piala Dunia 2026:...
Demam Piala Dunia 2026: Ketika Indonesia Tetap Menjadi Juara di Tribun Dunia
Andi Azwan: Sikap Roy...
Andi Azwan: Sikap Roy Suryo Tempuh Praperadilan Tindakan Pengecut
Aliansi Mahasiswa Menjawab...
Aliansi Mahasiswa Menjawab Desak Penguatan Pasal 33 UUD 1945 Hadapi Tantangan Global
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved