Seorang Pria Bakar Diri di Luar Pengadilan New York yang Jadi Lokasi Persidangan Donald Trump

Sabtu, 20 April 2024 - 14:26 WIB
loading...
A A A
Ke-12 juri, bersama dengan enam juri pengganti, akan mempertimbangkan bukti-bukti dalam persidangan pertama untuk menentukan apakah mantan presiden AS bersalah karena melanggar hukum. Jaksa bermaksud memanggil setidaknya 20 saksi, menurut pengacara Trump Susan Necheles. Trump mungkin akan memberikan kesaksian atas namanya sendiri, sebuah langkah berisiko yang akan membuka peluang baginya untuk melakukan pemeriksaan silang.

Juri terdiri dari tujuh pria dan lima wanita, sebagian besar bekerja dalam profesi kerah putih: dua pengacara perusahaan, seorang insinyur perangkat lunak, seorang ahli terapi wicara dan seorang guru bahasa Inggris. Kebanyakan dari mereka bukan penduduk asli New York, mereka berasal dari seluruh Amerika Serikat dan negara-negara seperti Irlandia dan Lebanon. Para pengganti, yang juga akan mendengarkan kasus tersebut, ditempatkan sebagai cadangan jika salah satu juri harus keluar karena sakit atau sebab lain.

Trump dituduh menutupi pembayaran sebesar USD130.000 yang dilakukan pengacaranya saat itu, Michael Cohen, kepada bintang porno Stormy Daniels sebelum pemilu tahun 2016 untuk tutup mulut tentang hubungan seksual yang menurutnya pernah mereka lakukan satu dekade sebelumnya.

Trump telah mengaku tidak bersalah atas 34 tuduhan pemalsuan catatan bisnis yang diajukan oleh Jaksa Wilayah Manhattan Alvin Bragg dan menyangkal pertemuannya dengan Daniels, yang bernama asli Stephanie Clifford.

Trump juga telah mengaku tidak bersalah dalam tiga kasus pidana lainnya, namun ini adalah satu-satunya kasus yang pasti akan diadili sebelum tanggal 1 November. 5, ketika politisi Partai Republik itu ingin kembali menghadapi Presiden Demokrat Joe Biden.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet Terbaik 
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved