Menteri Israel Ini Akui Kegagalan Zionis Mengalahkan Hamas, tapi Serukan Serangan Balasan ke Iran

Senin, 15 April 2024 - 21:50 WIB
loading...
Menteri Israel Ini Akui...
Gadi Eisenkot mengakui Israel kalah dalam perang melawan Hamas. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Menteri Kabinet Perang Israel Gadi Eisenkot mengakui kegagalan tentaranya dalam perang melawan Hamas . Dia juga menyesalkan kurangnya keberhasilan dalam perang di Gaza.

Eisenkot mengatakan bahwa tentara gagal menyelamatkan tawanan bahkan setelah menggempur daerah kantong kecil tersebut selama lebih dari setengah tahun.

“Musuh terlemah di Timur Tengah telah menimbulkan kerugian paling besar bagi kita dan kita perlu mengubah strategi kita,” ujarnya pada konferensi Institut Demokrat, dilansir surat kabar Yedioth.

“Hasil dari perang saat ini baru akan terlihat jelas setelah bertahun-tahun,” tambahnya.

Selain itu, pada pertemuan kabinet perang Sabtu malam setelah Iran melancarkan serangan udara terhadap Israel, Gadi Eisenkot juga menekan Perdana Menteri Netanyahu untuk segera melakukan serangan balik. Itu dilaporkan Barak Ravid dari Axios, mengutip tiga pejabat Israel.

Melansir Jerusalem Post, Kantor Perdana Menteri Israel membantah laporan ini dan menyebutnya “benar-benar kebalikan dari kenyataan.”

Gantz dan Eisenkot dilaporkan berpendapat bahwa semakin lama Israel menunggu untuk merespons pemboman Iran, semakin sedikit dukungan internasional yang mereka peroleh dalam melakukan hal tersebut. Mereka juga mengklaim bahwa serangan balik segera, yang diluncurkan ketika pesawat tak berawak Iran masih dalam perjalanan menuju Israel, akan mencegah gelombang lain dan mengakhiri konflik.

Menurut laporan itu, Netanyahu dan anggota kabinet perang lainnya menolak serangan balik langsung, dan malah berlomba-lomba menunggu untuk melihat berapa banyak korban, dan berapa banyak kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan Iran.

Baca Juga: 9 Rudal Iran Tembus Sistem Pertahanan Udara Israel, Mayoritas Mengenai Pangkalan Udara

Hingga Minggu malam, seorang anak perempuan berusia 7 tahun masih dalam kondisi kritis, terluka akibat serangan tersebut. Kerusakan ringan terjadi di Pangkalan Udara Nevatim, namun tetap berfungsi. Israel memperkirakan bahwa mereka berhasil mencegat 99% serangan Iran.

Netanyahu juga dilaporkan ingin menunggu sampai dia berbicara dengan Presiden AS Joe Biden sebelum melancarkan serangan balasan.

“Ada beberapa pilihan untuk melakukan pembalasan,” kata seorang pejabat, “tetapi panggilan telepon menghentikannya.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
Norwegia Tantang Brasil...
Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Berita Terkini
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Infografis
Donald Trump Pertimbangkan...
Donald Trump Pertimbangkan Opsi Serangan Militer Langsung ke Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved