Pemukim Israel Bersenjata Api Serang Desa di Tepi Barat, 1 Warga Palestina Ditembak Mati
Sabtu, 13 April 2024 - 21:29 WIB
loading...
A
A
A
Pada Sabtu, pemukim mengepung beberapa desa di sebelah timur Ramallah, menutup pintu masuk dan menyerang warga Palestina yang lewat dengan batu, menurut laporan Wafa.
Jurnalis Mohammed Turkman mengatakan tentara sengaja menyerang jurnalis saat meliput serangan pemukim terhadap al-Mughayyir.
“Salah satu tentara menunjuk ke arah saya dan satu lagi menembak langsung ke arah saya. Untungnya, peluru tersebut mendarat di sebelah saya, namun saya bisa jadi salah satu yang terluka,” ungkap Turkman kepada MEE.
Turkman mengatakan serangan yang meluas dilakukan pemukim di satu sisi dan tentara di sisi lain, sementara awak ambulans dilarang mendekat.
Jurnalis tidak dapat meninggalkan desa tersebut setelah tentara Israel mundur dan menutup al-Mughayyir serta terpaksa tinggal di rumah Hajj.
“Ini bukan pertama kalinya kami menjadi sasaran pelecehan selama bekerja. Setiap kali ada liputan pers, tentara berusaha menyerang kami, terutama jika ada pemukim di sekitar kami,” papar Turkman.
Al-Mughayyir tetap ditutup pada hari Sabtu, dengan pasukan Israel mencegah jenazah Abu Alia dibawa ke desa untuk pemakamannya, sehingga memaksanya ditunda sampai tentara memindahkan pos pemeriksaannya.
Baca juga: Israel Utara Membara Dihujani Rentetan Roket dari Lebanon Selatan
Jurnalis Mohammed Turkman mengatakan tentara sengaja menyerang jurnalis saat meliput serangan pemukim terhadap al-Mughayyir.
“Salah satu tentara menunjuk ke arah saya dan satu lagi menembak langsung ke arah saya. Untungnya, peluru tersebut mendarat di sebelah saya, namun saya bisa jadi salah satu yang terluka,” ungkap Turkman kepada MEE.
Turkman mengatakan serangan yang meluas dilakukan pemukim di satu sisi dan tentara di sisi lain, sementara awak ambulans dilarang mendekat.
Jurnalis tidak dapat meninggalkan desa tersebut setelah tentara Israel mundur dan menutup al-Mughayyir serta terpaksa tinggal di rumah Hajj.
“Ini bukan pertama kalinya kami menjadi sasaran pelecehan selama bekerja. Setiap kali ada liputan pers, tentara berusaha menyerang kami, terutama jika ada pemukim di sekitar kami,” papar Turkman.
Al-Mughayyir tetap ditutup pada hari Sabtu, dengan pasukan Israel mencegah jenazah Abu Alia dibawa ke desa untuk pemakamannya, sehingga memaksanya ditunda sampai tentara memindahkan pos pemeriksaannya.
Baca juga: Israel Utara Membara Dihujani Rentetan Roket dari Lebanon Selatan
(sya)
Lihat Juga :