5 Fakta Khan Younis, Salah Satunya Tempat Kelahiran Pemimpin Hamas Yahya Sinwar

Rabu, 10 April 2024 - 23:23 WIB
loading...
A A A
Banyak dari mereka yang tidak punya tempat lain untuk pergi dan tetap berlindung di pusat-pusat kesehatan dan fasilitas PBB di Khan Younis, termasuk Kompleks Medis Nasser, Rumah Sakit Al Amal dan markas besar Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina. PBB mengatakan ribuan orang masih berada di sana, dan fasilitas tersebut juga diserang, menurut pejabat kesehatan Palestina yang dikelola Hamas.

IDF telah berulang kali menegaskan bahwa mereka berupaya meminimalkan kerugian terhadap warga sipil namun mendapat tekanan dari Amerika Serikat dan negara lain untuk berbuat lebih banyak.

Penjara. Jenderal Dan Goldfuss adalah komandan divisi ke-98 IDF, unit yang memimpin serangan di Khan Younis. Ia mendampingi sekelompok kecil wartawan, termasuk CNN, tur ke dua kompleks terowongan Hamas di daerah tersebut.

5. Memiliki Banyak Terowongan Rahasia Hamas

5 Fakta Khan Younis, Salah Satunya Tempat Kelahiran Pemimpin Hamas Yahya Sinwar

Foto/Reuters

Goldfuss mengatakan jaringan terowongan itu digunakan oleh kepemimpinan Hamas untuk merencanakan serangan di mana Hamas dan Jihad Islam menewaskan lebih dari 1.200 orang dan menculik lebih dari 250 lainnya ke Gaza. Beberapa sandera kemungkinan masih ditahan di dalam terowongan, katanya.

Ruangan di dalam kompleks bawah tanah di Khan Younis tempat militer Israel meyakini pemimpin Hamas Yahya Sinwar bersembunyi di beberapa titik selama perang.

“Saya (telah) ditanyai banyak pertanyaan tentang harga yang harus dibayar oleh Gaza, Khan Younis, rumah-rumah… ya, pastinya, ada harga yang telah dibayar,” kata Goldfuss.

“Tapi lihatlah sekeliling. Kami berada di lingkungan biasa dan ada lubang di setiap tempat yang dapat Anda temukan. Ada poros di TK, ada poros di sekolah, ada poros di masjid, ada poros di supermarket, kemana pun pergi,” ujarnya.

CNN tidak dapat memverifikasi klaim Goldfuss karena Israel tidak mengizinkan jurnalis melakukan perjalanan ke Gaza secara mandiri. Namun, kompleks terowongan yang dikunjungi CNN pada Minggu itu berada di bawah kawasan pemukiman.

Bahkan gambaran sekilas tentang Gaza memperjelas bahwa operasi militer Israel selama empat bulan telah sepenuhnya mengubah wilayah tersebut.

Dilihat dari atas, Gaza dulunya berwarna hijau dan abu-abu: hamparan ladang luas yang berselang-seling dengan kota-kota padat penduduk. Kini, citra satelit menunjukkan daratan yang sebagian besar berwarna coklat – dibom dan dibuldoser.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved