Insiden Dermaga Apung, Kapal Induk Rusia Rusak Senilai Rp15,5 Miliar

Jum'at, 23 November 2018 - 09:59 WIB
Insiden Dermaga Apung,...
Insiden Dermaga Apung, Kapal Induk Rusia Rusak Senilai Rp15,5 Miliar
A A A
MOSKOW - Kapal induk satu-satunya Rusia, Admiral Kuznetsov, mengalami kerusakan senilai 70 juta rubel (Rp15,5 miliar) dalam insiden di dermaga apung PD-50 pada 29 Oktober lalu. Ada 52 titik kerusakan pada kapal tersebut.

Insiden itu terjadi saat kapal sedang menjalani perbaikan yang dikerjakan oleh perusahaan United Ship-Building Corporation. Kepala perusahaan, Alexei Rakhmanov, kepada kantor berita TASS mengumumkan nilai kerusakan tersebut pada hari Kamis.

"Komisi (yang dibentuk untuk memperkirakan kerusakan) menyatakan sebanyak 52 kerusakan. Secara keseluruhan, pemulihan kapal akan menelan biaya sekitar 70 juta rubel, ini disebut kategori kerusakan yang tidak berarti dalam anggaran modernisasi Admiral Kuznetsov," ujarnya, yang dilansir Jumat (23/11/2018).

Empat orang terluka dalam insiden tersebut. "Kami belum menemukan sesuatu yang serius yang mungkin memerlukan perpanjangan masa perbaikan atau tidak dapat dipulihkan," kata Rakhmanov.

"Perbaikan itu direncanakan akan selesai pada akhir 2020 dan uji coba dijadwalkan pada 2021. Kapal perang itu direncanakan akan dikirimkan ke Angkatan Laut pada pertengahan tahun 2021," imbuh bos United Ship-Building Corporation tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, dermaga apung PD-50—tempat perbaikan kapal induk Admiral Kuznetsov—di Nurmansk mulai tenggelam dalam sebuah insiden kerja pada 29 Oktober 2018. Dermaga apung itu secara keseluruhan tenggelam pada 30 Oktober.

Menurut informasi awal, dek untuk lepas landas jet tempur pada kapal induk itu rusak oleh derek yang jatuh. Kapal itu bergegas dipindahkan dan sekarang berada di Pabrik Reparasi Kapal ke-35.

PD-50 adalah salah satu dermaga apung terbesar di dunia dan terbesar di Rusia. Dermaga itu dibangun di Swedia pada tahun 1980 atas perintah dari Angkatan Laut Soviet.

Panjang dermaga 330 meter dan lebarnya 67 meter. PD-50 memiliki kapasitas pengangkatan 80.000 ton. Dermaga apung ini memiliki luas 22,1 km persegi, yang kurang lebih seukuran Lapangan Merah (Red Square) di Moskow.

Sedangkan kapal induk Admiral Kuznetsov mulai beroperasi pada tahun 1990. Kapal itu menggantikan pendahulunya yang bobotnya 58.000 ton. Kapal yang kecepatannya sedang dikembangkan menjadi 30 knot ini dipersenjatai dengan sistem rudal anti-kapal dan sistem pertahanan udara.

Kapal yang pernah menjalankan misi tempur anti-ISIS di Suriah ini memiliki awak hingga 1.300 personel.
(mas)
Berita Terkait
Perbandingan Kapal Induk...
Perbandingan Kapal Induk Rusia Vs Amerika yang Berhasil Diserang Rudal Houthi
Gertak Rusia dan China,...
Gertak Rusia dan China, Kapal Induk Paling Mematikan Inggris Manuver Besar-besaran
Prancis Akan Bikin Kapal...
Prancis Akan Bikin Kapal Induk Nuklir Baru yang Lebih Besar Agar Ditakuti
Kapal Induk Rusia Laksamana...
Kapal Induk Rusia Laksamana Kuznetsov, Spesifikasi Mengesankan Tapi Terkendala Korosi
Momen Dramatis 3 Jet...
Momen Dramatis 3 Jet Bomber Rusia Berdengung di Dekat Kapal Induk Inggris
Kapal Induk Prancis...
Kapal Induk Prancis Tembakkan Rudal saat Perang Rusia-Ukraina Berkecamuk
Berita Terkini
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
42 menit yang lalu
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
1 jam yang lalu
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
5 jam yang lalu
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
6 jam yang lalu
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
7 jam yang lalu
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
8 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved