Nikaragua Kutuk Jerman di ICJ karena Dukung Israel: Seperti Pontius Pilatus!

Selasa, 09 April 2024 - 13:30 WIB
loading...
A A A
Pengacara itu menyoroti Pasal 3 Konvensi Genosida PBB, yang menguraikan “keterlibatan dalam genosida” sebagai tindakan yang dapat dihukum.

“Jerman sadar dan terus mewaspadai risiko senjata yang mereka sediakan dapat digunakan Israel untuk melakukan genosida terhadap warga Palestina,” ujar dia.

“Jerman sangat mendesak untuk menghentikan bantuan yang mereka berikan kepada Israel untuk tujuan ini. Bantuan dan pendampingan ini sesuai dengan definisi ‘keterlibatan’ yang diatur dalam Pasal 3,” papar Pellet.

Pasokan Penting


Duta Besar Gomez mengakhiri presentasinya dengan mengatakan baha “Jerman harus menyadari bahwa amunisi, peralatan militer, dan senjata perang yang disuplainya” ke Israel mendukung serangan terhadap Gaza.

“Tidak masalah jika peluru artileri dikirim langsung dari Jerman ke tank Israel yang menembaki rumah sakit atau universitas, atau apakah peluru artileri tersebut digunakan untuk mengisi kembali persediaan Israel untuk digunakan di kemudian hari,” kata duta besar tersebut.

“Tidak masalah apakah pesawat yang digunakan dalam pertempuran untuk menjatuhkan bom seberat satu ton (pada penduduk Gaza) seluruhnya dibuat di Jerman, atau hanya suku cadang dan perawatannya saja yang dipasok,” lanjut Gomez.

“Faktanya adalah jaminan pasokan dan penggantian persenjataan sangat penting dalam upaya Israel melancarkan serangan di Gaza,” tegas dia.

Proses persidangan pada Senin ini dilakukan setelah Nikaragua mengajukan gugatan bulan lalu yang menuduh Jerman memberikan dukungan politik, keuangan, dan militer kepada Israel karena mengetahui itu akan digunakan untuk melakukan “pelanggaran serius terhadap hukum internasional.”

Jerman akan menyampaikan kasusnya pada hari Selasa.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Berita Terkini
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved